salah kaprah
Salah kaprah penggunaan antibiotik menjadikan bakteri kebal
Teras Berita - Antibiotik merupakan obat umum yang biasa Anda peroleh saat sakit. Biasanya, antibiotik diberikan berdasarkan resep dokter. Namun, Anda harus hati-hati karena bakteri kini kebal terhadap obat ini.

Dokter dan ahli kesehatan di Inggris mengingatkan bahaya penggunaan antibiotik yang tidak pada tempatnya. Menurut Public Health England dan Royal College of General Practitioners, keluarnya ingus dari hidung dan munculnya lendir hijau tak lantas harus diobati dengan antibiotik.

Seperti dilansir laman BBC, Senin, 18 November 2013, para praktisi kesehatan ini menggambarkan penggunaan antibiotik untuk mengobati infeksi sebagai mitos. Menurut mereka, gejala itu sebetulnya lebih sering disebabkan oleh virus. Alhasil, penggunaan antibiotik justru menyebabkan resistensi.

Jumlah bakteri resisten terhadap antibiotik telah meningkat dalam dekade terakhir. Hampir semua infeksi bakteri yang signifikan di dunia menjadi resisten terhadap pengobatan antibiotik yang paling sering diresepkan. Penggunaan berulang dan tidak tepat penyebab utama peningkatan bakteri resistan terhadap obat.

Menurut Institut Nasional Alergi dan Penyakit Infeksi, setiap kali menggunakan antibiotik, kita memberikan kuman kesempatan untuk bermutasi menjadi bentuk resisten terhadap antibiotik. Seperti kuman menjadi resisten, dokter terpaksa menggunakan obat berbeda, antibiotik lebih kuat, dan mungkin lebih berbahaya. Seperti beberapa kuman bisa terkena dan bertahan dari terapi antibiotik yang lebih kuat, mereka menjadi lebih sulit untuk diobati.

Beberapa jenis kuman seperti kuman penyebab tuberkulosis, infeksi luka, dan pneumonia yang tidak lagi sensitif terhadap obat yang diberikan dokter untuk melawan mereka. Kuman juga dapat menjadi resisten terhadap antibiotik jika seseorang tidak mengambil resep, seperti yang diarahkan untuk seluruh panjang pengobatan.

Berikut cara penggunaan obat antibiotik yang harus Anda ketahui untuk mencegah kuman bermutasi dalam tubuh Anda, seperti dilansir Bettermedicine.

  1. Jangan mengambil antibiotik untuk infeksi virus seperti pilek, batuk, atau flu.

  2. Minumlah sesuai dengan resep dokter Anda. Ingat Anda harus menyelesaikan pengobatan sampai tuntas.

  3. Jangan melewatkan dosis.

  4. Jangan minum antibiotik yang diresepkan untuk orang lain. Antibiotik mungkin tidak tepat untuk penyakit Anda. Mengambil obat yang salah dapat menunda pengobatan yang benar dan memungkinkan bakteri untuk berkembang biak.

  5. Jangan menyimpan antibiotik untuk waktu berikutnya Anda sakit dan membuang semua obat sisa setelah menyelesaikan resep Anda.



(berbagai Sumber)

buah nanas
11 Manfaat Nanas, untuk Kesehatan Kita 
Teras Berita – Buah Nanas Berasal dari Brasil, Bolivia, dan Paraguay. Nanas mempunyai nama latin Ananas comosus dan termasuk dalam famili Bromeliaceae.

Selain dikonsumsi dengan cara biasa, nanas juga diolah menjadi beberapa makanan seperti jus nanas, manisan, keripik nanas dan selai.Selain enak di makan, buah nanas juga sering dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan alternatif serta perawatan kecantikan.

Hal ini karena nanas mengandung banyak zat gizi dan senyawa yang dibutuhkan tubuh.Berikut kandungan Gizi Buah Nanas per 100 gram: Energi: 52 kal, Protein: 0,4 g, Lemak: 0,2 g, Fosfor: 11 mg, Zat Besi: 0,3 mg, Vitamin A: 130 IU, Serat: 0,4 g, Kalsium: 16 mg, Vitamin C: 24 mgKarbohidrat: 13,7 g, Vitamin B1: 0,08 mg, Air: 85,3 g. Tidak cuma enak dimakan, buah nanas juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita. Berikut ini beberapa manfaat nanas untuk kesehatan.

1. Menurunkan Tekanan Darah

Berkat kandungan kaliumnya, nanas bermanfaat membantu mengendalikan tekanan darah tinggi. Seratnya mampu mencegah penyerapan lemak di saluran cerna sehingga tidak terjadi penimbunan di pembuluh darah yang bisa berakibat naiknya tekanan darah.

2. Menurunkan Berat Badan

Enzim proteiolitik pada nanas menghambat penyerapan lemak dalam saluran pencernaan hingga terbuang bersama feses. Selain itu, vitamin C-nya juga menggiatkan proses pembakaran lemak sehingga tidak menumpuk di dalam tubuh.

3. Mengobati Asam Urat

Enzim bromelain dan kandungan kaliumnya membuat nanas bersifat diuretik yang efektif dalam membantu mengatasi masalah asam urat. Namun, jangan mengonsumsi nanas yang terlalu matang karena kandungan alkoholnya akan mengakibatkan kenaikan kadar asam urat.

4. Gangguan Pencernaan

Kandungan serat dan vitamin C pada nanas dapat membantu sembelit dan menghambat penyerapan lemak untuk kemudian dibuang keluar tubuh. Oh ya, enzim protease pada bromelainnya mampu mencerna protein.

5. Mengatasi perut kembung

Nanas mengandung bromelain, sebuah zat yang mampu membantu memecah makanan sehingga dapat mengurangi kembung dalam perut. Selain itu bromelain juga efetif untuk mengurangi peradangan setelah operasi, mengobati pembengkakan hidung saat mengalami infeksi sinusitis, dan mengurangi rasa sakit dari oesteoarthritis.

6. Menguatkan tulang

Nanas juga salah satu buah yang populer untuk membantu menguatkan tulang. Kandungan mangan di dalamnya dibutuhkan untuk membentuk struktur tulang agar lebih padat. Anda bisa memperoleh 73% kebutuhan mangan dengan mengonsumsi nanas dalam sehari.

7. Mencegah batuk, flu dan demam

Karena kandungan vitamin C yang cukup tinggi, nanas mampu membantu memerangi virus penyebab flu. Sekalipun Anda sedang menderita flu, cukup efektif memanfaatkan nanas sebagai obat alami. Adalah bromelain di dalam nanas yang membantu melancarkan dahak sehingga batuk lekas sembuh.

8. Memelihara kesehatan gigi

Khasiat buah nanas dapat menjaga kesehatan gigi, ini karena buah nanas mengandung vitamin C yang dapat membantu pencegahan plak pada gigi juga penyakit gusi.

9. Mengatasi sembelit

Sembelit dapat disebabkan karena kurangnya makanan berserat. Makanan yang mengandung serat dapat berupa buah-buahan, salah satunya adalah nanas. Caranya, minum jus buah nanas. Pilih buah nanas yang tidak terlalu masak. Pilih buah nanas yang masih asam.

10. Menguatkan kekebalan tubuh

Manfaat nanas yang satu ini bersumber dari kandungan asam amino esensial maupun non-esensial yang ada di dalam buah berwarna kuning cerah ini. Kedua senyawa tersebut memang sudah lama dikenal ampuh menguatkan kekebalan tubuh serta membantu tubuh mengatasi rasa lelah.


11. Memelihara kesehatan kulit

Buah nanas dapat digunakan untuk mengatasi masalah peradangan kulit. Caranya, ambil setengah bagian buah nanas yang sudah masak. Kupas kulitnya lalu parut. Pakai hasil parutan nanas untuk menggosok bagian kulit yang mengelupas dan bersisik. Lakukan kegiatan ini pada malam hari sebelum tidur. Esok harinya, baru dicuci.


Meski memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tetapi tidak boleh berlebihan dalam mengkonsumsi nanas. Karena nanas mengandung asam oskalat yang tinggi yang jika dikonsumsi berlebihan dapat memicu pembentukan batu ginjal. Selain itu, kandungan gulanya yang tinggi bisa berbahaya jika dikonsumsi  berlebihan. Semoga bermanfaat.



(dr/berbagai sumber)

Warsito Taruno & Rompi Anti Kanker yang Mendunia
Teras Berita - Tiga tahun lalu, vonis dokter itu membuat Suwarni pasrah. Ia terkena kanker payudara. Beragam upaya telah dicobanya untuk sembuh. Kanker payudaranya juga sudah diangkat.  Tapi sel-sel kanker itu rupanya telah menyebar. Dokter meminta ia menjalani kemoterapi sembilan kali. Itu pun tanpa jaminan sel kanker akan mati.

Duitnya sudah terkuras banyak. Tabungan menipis. Sekali terapi, bisa mengikis Rp30 juta. Lagipula, efeknya bahaya. Rambutnya akan rontok. Kulitnya kusam, tubuhnya kurus, dan muntah-muntah. Suwarni mulai putus harapan. Daripada untuk kemoterapi dengan hasil tak pasti, ia pun memilih berangkat haji.

Untunglah, adik Suwarni, Warsito P. Taruno,  punya solusi. Dia prihatin melihat kondisi kakaknya itu. Warsito saat itu tengah belajar fungsi gelombang listrik untuk diagnosis dan terapi.  Dia tahu, sebuah sel punya gelombang listrik tertentu. Itu bisa berinteraksi dengan gelombang listrik yang dipaparkan padanya.

Alumnus Teknik Kimia dan Teknik Elektro di Shizouka University Jepang itu juga sudah membuktikan, medan listrik bisa menghambat sel kanker. Gelombang listrik berdaya tinggi, akan menimbulkan reaksi tertentu pada sel kanker. Itu sudah menjadi terapi di luar negeri. Tapi, daya listriknya mencapai 70 volt. Ia lalu putar otak.

“Berarti gelombang listrik berdaya rendah juga bisa menghasilkan efek jika dipaparkan secara terus menerus pada sel-sel kanker yang sedang membelah diri,” pikir Warsito kala itu.

Ia sebenarnya sudah mencoba pikirannya itu. Gelombang listrik dipaparkan pada sel kanker in vitro, sel kanker yang ditumbuhkan di laboratorium. Hasilnya: perkembangan sel kanker tertahan. Rupanya, gelombang listrik mengacaukan pembelahan sel kanker. Mereka bisa kacau, bahkan hancur.

Warsito lalu nekad mengujicobakan alatnya untuk Suwarni. Kondisinya mendesak, kata Warsito. Ia tak tahan melihat kakaknya menderita. “Paling juga nggak ngaruh. Syukur-syukur kalau ngaruh,” ujar pria 46 tahun itu. Gelombang listrik disetelnya sangat rendah, sekitar tiga volt.

Warsito pun terkejut. Hasilnya di luar dugaan.  Suwarni membaik setelah alat serupa rompi bergelombang listrik itu dipakai selama sebulan penuh. Ia memeriksakan sel-sel kankernya ke dokter, dan hasilnya normal. Padahal, ia didiagnosis menderita kanker payudara stadium 4.

Awalnya Warsito tak percaya.  Ia menyangka hasil baik itu hanya kebetulan semata. Ia meminta Suwarni kembali memakai rompi ciptaannya. Pemindaian sel kanker kali kedua, dilakukan sebulan kemudian. Ajaib. Sel-sel kanker Suwarni menghilang. “Saya antara percaya dan tidak percaya,” kata Warsito tercengang.

Hingga kini, Suwarni baik-baik saja. Rompi buatan Sang Adik hanya sesekali ia pakai sebagai tindakan preventif. Yang jelas, sementara orang lain berjuang hidup di tengah efek samping kemoterapi, ia bisa dengan mudah sembuh dari kanker.

Bra Kanker
Temuan Warsito itu lalu makin berkembang. Dari mulut ke mulut, rompi ajaib buatan pria asal Karanganyar, Solo itu mulai tenar. Hingga pertengahan 2011, sudah ada empat orang yang memakainya.

Masing-masing mengeluhkan sakit kanker rahim, kanker serviks, kanker payudara, dan kanker paru-paru. Dengan pemakaian alat secara teratur, benjolan mereka mengempis. Sakit pun hilang. Alat terapi Warsito juga dipakai di sejumlah negara seperti Taiwan, China, Malaysia, India, dan Singapura.

Keampuhan alat buatan Warsito kian melanglang buana. Rompi itu kemudian mendapat sebutan “Bra Kanker”. Sebab, ia digunakan melekat pada tubuh seperti bra. Di dalam ‘bra’ itu, ada elektroda yang didapat dari dua buah baterai kering berukuran kecil.

Warsito juga mulai mengembangkan alat lain. Ia membuat ‘helm’ untuk penderita kanker otak. Sambutan positif mengalir saat Warsito hadir di konferensi sains di San Diego. Orang-orang tak percaya alat secanggih itu berasal dari Indonesia.

Lebih jauh lagi, Warsito juga menciptakan alat untuk terapi kanker paru-paru dan abdomen. “Alat terapi, sudah ada untuk semua jenis kanker. Tapi alat diagnosis baru dua, kanker payudara dan kanker otak,” katanya. Ia bahkan sudah mematenkan alat-alat buatannya.

Agar terjangkau oleh lebih banyak kalangan, Warsito kemudian membuka klinik terapi. Setiap Senin sampai Sabtu, puluhan orang mengantre di Klinik Riset Kanker “Edwar Technology”, Alam Sutera, Tangerang. Klinik itu berupa ruko tiga tingkat. Cukup luas, sekitar 1.500 meter persegi.

Ada sekitar 120 karyawan bekerja di sana. Lantai pertama, untuk pelayanan pasien. Lantai kedua adalah kantor administrasi. Tempat riset kanker berada di lantai tiga. Tiap tengah hari, Warsito bertandang ke klinik itu.

Terkadang ia langsung masuk ke ruangannya di lantai dua. Atau memberi konsultasi pada pasien di lantai satu. Pria yang juga Ketua Umum Masyarakat Ilmu Pengetahuan Teknologi Indonesia itu menuturkan, pasiennya kini mencapai tujuh ribu orang.

Teknik Terapi
Para pasien itu, Warsito menjelaskan, mulanya harus melakukan CT Scan di rumah sakit untuk melihat posisi sel kanker dalam tubuhnya. Tujuannya, menentukan dari arah mana elektroda penghasil listrik akan menembak.

“Kalau posisi menembaknya tidak tepat, tidak akan berpengaruh. Tidak akan ada interaksi antara gelombang listrik dari alat dengan gelombang listrik yang ada di sel-sel kanker,” ujar Warsito.

Ia menambahkan, data CT Scan juga diperlukan untuk mendesain alat terapi agar elektrodanya tepat di atas sel kanker. Masing-masing orang mendapat alat terapi yang berbeda. Perancangnya adalah para ahli di bidang Fisika medis, dan mereka yang memahami anatomi tubuh.

Setelah alat terapi dibuat, pasien tinggal memakainya. Frekuensi pemakaian tergantung pada stadium kanker. Semakin tinggi stadiumnya, semakin rendah jam pemakaian. Umumnya, untuk kanker stadium tinggi, butuh dua sampai tiga jam sehari.

Sebaliknya, pasien kanker stadium rendah disarankan untuk memakai alat terapi sekitar delapan sampai 12 jam sehari.

Mengapa begitu? Rupanya, sel-sel kanker yang pecah setelah diterpa gelombang listrik, akan berubah menjadi cairan. Ia dikeluarkan melalui keringat, urin, dan feses. Masalahnya, cairan itu bau dan berlendir. Itu akan membuat seseorang tidak nyaman.

Meski sel-sel kanker bisa pecah dan keluar melalui metabolisme tubuh, masih ada beberapa pasien yang harus dioperasi. Menurut data Warsito, hanya 20 persen pengidap kanker yang sel-selnya bisa hancur tanpa operasi. Sisanya, tetap harus mampir ke meja bedah.

Alat Warsito ini harus digunakan selama enam bulan untuk mengubah kanker ganas menjadi tidak berbahaya. Setelah itu, pasien kembali di-CT Scan. “Meskipun hasilnya tidak ada lagi sel kanker, penggunaan alat ini tetap dilanjutkan sebagai tindakan preventif,” ujar Warsito.

Pasien juga butuh CT Scan rutin. Setidaknya enam bulan sekali. Soalnya, Warsito tak mau ambil risiko. Sel-sel kanker itu mungkin tak hilang sempurna. Ia bisa saja suatu saat muncul kembali.

Menyembuhkan
Karena teknik terapi yang mudah itu, banyak pasien tertarik. Misalnya Diah, 25 tahun, pasien asal Semarang. Desember 2012, ia didiagnosis menderita kanker kelenjar keringat jenis ca adenoid cystic carcinoma di hidungnya. Ia sudah pernah tiga kali operasi, dan enam kali kemoterapi.

Namun, Februari 2013 kankernya tumbuh lagi. “Saya mencari pengobatan alternatif karena kemoterapi sangat menyiksa,” tuturnya. Akhirnya, Juni 2013, ia bertemu Warsito. Atas rekomendasi seorang kawan, Diah mencoba terapi cara Warsito itu.

Awalnya, ia tak disiplin. Baru sebulan belakangan perempuan itu serius. Ia mengabaikan rasa sakit saat memasang alat itu di bagian hidungnya. “Sepekan pemakaian, sakit di hidung berkurang. Massa kanker juga berkurang. Tapi saya belum sampai keringat berlendir. Hanya feses dan buang air yang berbau,” kisahnya.

Saat berkonsultasi ke dokter, kanker Diah belum berkurang. Ia masih disarankan kemoterapi. Namun, Diah memilih percaya pada Warsito. Jika dalam waktu yang ditentukan belum ada perubahan, baru ia memutuskan kemoterapi lagi.

Sugeng Riyadi, 50 tahun, pasien asal Bekasi, punya kisah serupa dengan Diah. Ia didiagnosis mengidap kanker kelenjar getah bening,  dan tumor di sekitar leher sejak Mei 2013. Saat itu, ia langsung menjalani operasi pengangkatan kanker dan tumor di rumah sakit.

Sayang, umur kesembuhannya hanya sebulan. Juni 2013, benjolan itu muncul kembali di lehernya. Putus asa karena sudah terlanjur keluar uang banyak untuk operasi, ia mencari pengobatan alternatif. Klinik Warsito kemudian ditujunya.

Satu setengah bulan terakhir, ia memakai alat terapi dari Warsito. “Minggu pertama belum perubahan. Badan saya gelisah, mual, tapi leher masih sakit dan bengkak. Pemakaian bulan kedua, baru ada perubahan. Badan sudah nyaman, dan leher tidak sakit lagi,” katanya. Benjolan pun mengecil.

Dokter memang masih mendiagnosis tubuhnya menyimpan sel kanker. Namun, Sugeng ingin menjajal alat terapi Warsito sampai beberapa waktu ke depan. “Saya mau cek lagi bulan depan. Mudah-mudahan ada perubahan,” ujarnya. Dia berharap sembuh.

Menurut Warsito, memang sulit menentukan apakah pasien kanker sudah sembuh total. Namun, jika alat terapinya dipakai secara teratur sesuai aturan penggunaan, kemungkinan besar sel-sel kanker akan berkurang. Ia memang bisa muncul, bahkan jika hasil CT Scan menyebutkannya sudah hilang.

Untuk itu, Warsito menekankan pentingnya tetap memakai alat terapi sebagai tindakan preventif.

Produksi Massal
Alat terapi Warsito memang seakan menjawab impian ribuan penderita kanker di dunia. Mereka kini punya harapan untuk sembuh, tanpa harus kemoterapi yang mahal. Hanya perlu membayar Rp5 juta sampai Rp10 juta, mereka berobat hingga sembuh.

Setiap kali datang terapi, mereka hanya membayar Rp100 ribu. Sedangkan untuk mendesain ulang alat terapi yang disesuaikan perkembangan posisi sel kanker dalam tubuh, pasien hanya harus merogoh kocek Rp20 ribu.

Seiring banyaknya pasien yang memburu alat terapi kanker Warsito, makin membludak pula pengusaha yang ingin menggandengnya memproduksi alat itu secara massal. Tak hanya dari dalam negeri, tetapi juga luar negeri. Namun, Warsito belum mengiyakan.

“Untuk membuat produksi massal tentu harus mendapatkan izin edar. Saya berusaha untuk mendapatkan itu dulu,” alasannya. Lagipula, ia memang tak mau buru-buru. Sebab, membuat alat terapi itu tidak sembarangan.

Setiap pasien yang datang, dibuatkan alat terapi khusus sesuai kondisi sel-sel kanker di tubuhnya. Sebulan sekali, pasien itu dievaluasi. Jika kondisi sel kanker berubah, dibuatkan alat terapi baru. “Makanya, alat terapi tidak bisa dipakai sembarangan,” ia melanjutkan.

Setiap hari, ia bisa membuat sampai 20 alat terapi. Karena itu, Warsito mementingkan mekanisme kontrol. Protokol pembuatan alat dan pengobatan pasien, harus diverifikasi dengan benar. Jika sudah ada standar untuk mekanisme itu, bukan tak mungkin ia akan terbuka untuk produksi massal.

Jika itu terjadi, Warsito memastikan harga alat terapinya akan lebih murah. “Tapi yang mahal sebenarnya bukan alatnya. Melainkan para ahli anatomi yang merancang bentuk alat itu. Mereka yang menentukan posisi alat-alat terapi,” katanya. Untuk itu, butuh pula sistem komputasi yang tinggi.

Lalu benarkah alat terapi Warsito itu bisa menjadi jawaban praktis mengenyahkan kanker?  Warsito mengakui, tak semua kanker bisa disembuhkan oleh alatnya. “Saya bisa membedakan mana yang bisa disembuhkan, dan tidak,” ujarnya.

Tapi yang penting, Warsito punya niat mulia: memberi harapan sembuh bagi penderita kanker. Tentu penemuan alat itu menjadi kabar baik. Terutama, bagi para pasien yang tak kuat lagi membayar ongkos kemoterapi. (pm/viva)



Sumber: Muslimina.blogspot.com

Sungai Citarum
Sungai Citarum, Masuk 3 Besar,
 Tempat Paling Beracun di Dunia
Teras Berita- Berdasarkan penyusunan The Blacksmith Institute, sebanyak 200 juta warga dalam bahaya setiap harinya akibat polusi di seluruh lokasi tadi.

Berikut ini daftar sepuluh lokasi paling berbahaya versi The Blacksmith Institute:

1. Daerah aliran Sungai Matanza-Riachuelo, Buenos Aires, Argentina. Panjangnya hanya 37 mile (59,5 km) namun ada 15.000 industri yang menggelontorkan bahan kimia seperti seng, timah, tembaga, nikel, dan kromium, ditambah aneka sampah.

Sekilas terlihat kondisi DAS normal, namun 60 persen warga tinggal di kawasan yang tak sehat untuk kehidupan. Mereka mengalami diare, gangguan pernapasan, kanker, akibat minimnya air minum yang bersih.

2: Norilsk, Siberia. Dahulu menjadi komplek smelter logam terbesar di dunia. Stalin membangunnya dan mempekerjakan para tahanan. Usia harapan hidup pekerja pabrik sepuluh tahun di bawah rata-rata warga Rusia.

Kandungan berat tembaga dan nikel hampir di seluruh lapisan tanah hingga radius 40 mile (64,4 km) dari Norilsk, Russia, tempat 130.000 warga hidup. Anak-anak mengalami sakit 1,5 kali lebih sering dibandingkan di sekitarnya.

3: Daerah Aliran Sungai Citarum, Indonesia. Sebanyak 9 juta warga tinggal di sekitar DAS Citarum dan menjadi pemasuo 80 persen kebutuhan air minum Jakarta. Namun peneliti menemukan timah lebih dari 1.000 kali (batas minimal).

4: Kabwe, kota kedua terbesar di Zambia. Pernah menjadi tambang timah terbesar di dunia

5: Hazaribagh, Bangladesh.

6: Kalimantan, Indonesia, menjadi pusat tambang emas namun menggunakan bahan kimia mercury dan membuang 1.000 ton per tahun ke sungai sekitar.

7: Pripyat, Ukraina, dekat pabrik nuklir Chernobyl dihuni 1986. Kini menjadi kota hantu.

8: Muara Sungai Niger, Nigeria. Lokasi pabrik petrokimia terbesar dan juga 7.000 kali tumpahan oli/minyak mentah sejak 1976 hingga 2001 dan tidak pernah dipulihkan. Delta Niger juga tempat kejahatan, seperti bangkai kapal yang dibakar pihak berwenang karena membawa minyak curian.

9: Dzershinsk, Rusia, juga kota industri di mana 300.000 ton limbah kimia dibuang secara terbuka. Banyak yang akhirnya menyelusup ke air tanah.

10: Tempat pembuangan Agbogbloshie di Accra, Ghana, sebagai tempat akhir produk komputer barat tanpa pengolahan yang tepat. Styrofoam kemasan dan kabel-kabel dibakar begitu saja.



Sumber: Pikiran Rakyat

Buah dan daun Zaitun
Ekstrak daun zaitun dan minyak zaitun sejak dulu diyakini dapat memberikan manfaat kesehatan untuk manusia. Oleh karena itu, keberadaan bahan organik ini tidak boleh diabaikan.

Anda ingin mengatahui manfaat lengkapnya? Berikut paparan dari penggunaan ekstrak daun zaitun seperti dilansir Naturalnews.

Bertindak sebagai Antivirus
Ekstrak daun zaitun merupakan antivirus alami yang kuat, tentu ini adalah kabar baik untuk dunia kesehatan. Para peneliti telah menguji ekstrak daun zaitun untuk mengetahui efektivitasnya dalam mengobati infeksi HIV dan virus lainnya.

Sebagai Anti-Inflamasi
Ekstrak daun zaitun mengandung flavonoid yang juga sering ditemukan dalam beberapa tanaman. Kandungan flavonoid akan memberikan tanaman berwarna cerah dan memiliki manfaat sebagai anti-inflamasi atau peradangan. Hal ini baik untuk pencegahan dan pengobatan ketika Anda mengalami peradangan, seperti gejala rematik, masalah jantung, sakit kronis dan kanker.

Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Ekstrak daun zaitun dapat membantu meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Jika digunakan secara teratur, ekstrak daun zaitun ini akan meningkatkan kemampuan tubuh dalam melawan berbagai penyakit. Dengan menggunakan ekstrak daun zaitun pada awal ketika sakit, seseorang akan sembuh dengan cepat dari penyakit mereka dan mencegah gejala semakin parah.

Melawan Infeksi
Ekstrak daun zaitun telah memiliki hasil positif dalam mengobati infeksi jamur yang disebabkan jamur Candida Albicans. Selain itu, ektrak daun zaitun juga telah ditemukan efektif melawan salah satu bakteri yang menyebabkan infeksi saluran kemih dan pneumonia. Ektrak daun zaitun juga bermanfaat dalam mengobati infeksi pada gigi.

Dengan kata lain, ekstrak daun zaitn merupakan obat alami yang kuat dan efektif untuk mencegah dan mengobati berbagai kondisi penyakit dan infeksi. Ektrak ini dapat mencegah dan mengobati resisten terhadap antibiotik dan secara keseluruhan meningkatkan kesehatan.

Sumber: Detik Health

Kanker
Anda pasti pernah mendengar tentang antioksidan, seperti Vitamin C, likopen, dan betakaroten, yang banyak terdapat pada beberapa jenis buah dan sayuran. Banyak penelitian memperkirakan bahwa mereka yang mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan itu, risiko terkena kankernya rendah.

Berbagai bahan kimia dari tanaman yang dikenal sebagai fitokimia juga sepertinya sama fungsinya, yaitu melindungi sel dari senyawa berbahaya dalam makanan dan lingkungan, juga mencegah kerusakan sel dan terjadinya mutasi. Begitu disebutkan Jed W. Fahey, ScD, MS, salah seorang peneliti dari sekolah kedokteran di Johns Hopkins university. Fahey juga dikenal sebagai peneliti yang sedang mempelajari bagaimana sayuran membantu melindungi berbagai penyakit.

Jenis makanan penangkal kanker, kalau diamati sebetulnya tidak jauh berbeda dengan jenis makanan sehat yang biasa Anda makan pula. "Artinya, makanlah banyak buah dan sayuran, serta biji-bijian dan daging tanpa lemak atau ikan," ujar Wendy Demark-Wahnefried, PhD, RD, gurubesar ilmu perilaku dari University of Texas MD Anderson Cancer Center, di Houston.

Terpenting juga adalah urusan berat badan. Berusahalah tetap ada di skala sehat dan buang beberapa kilogram jika diperlukan. "Semua orang tahu kelebihan berat badan dan obesitas merupakan faktor risiko penyakit jantung dan diabetes," kata Arthur Schatzkin, MD, DrPH, kepala cabang epidemiologi gizi dan peneliti senior di National Cancer Institute. "Sekarang jelas bahwa obesitas dan kelebihan berat badan, merupakan faktor risiko utama untuk kanker payudara, kanker endometrium, kanker usus besar," ujarnya.

Jadi makanan apa yang harus Anda pilih sehingga membuat tubuh sehat dan bebas dari kanker? Segeralah tinggalkan berbagai jenis makanan yang berisiko dan menggoda, dan selalu Anda inginkan dalam jumlah banyak. Mulailah dari sekarang.

Sumber: Tempo

Pria yang mengidap kanker prostat secara signifikan dapat meningkatkan peluang kelangsungan hidup mereka. Caranya dengan menambahkan lemak nabati yang sehat ke dalam diet yang mereka jalani.

Dengan mengganti lemak hewani ke lemak nabati yang sehat, seperti minyak zaitun, kanola, kacang-kacangan, biji-bijian dan alpukat, pria yang memiliki kanker prostat diyakini dapat mengurangi  insulin dan peradangan.

"Konsumsi minyak sehat dan kacang, mampu meningkatkan antioksidan plasma dan mengurangi insulin dan peradangan, yang dapat mencegah perkembangan kanker prostat," kata pemimpin penulis dari University of California, San Francisco , Erin Richman, seperti dilansir laman Lifestyle.Iafrica.

Studi ini mengkaji asupan lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal, lemak tak jenuh ganda serta lemak dari hewani dan nabati.

Data berasal dari Health Professionals Follow-up  yang dimulai pada tahun 1986. Penelitian asupan lemak melibatkan 4,577 pria yang telah didiagnosis dengan kanker prostat non-metastatik antara tahun 1986 dan 2010. Selama jangka waktu penelitian, 1.064 orang meninggal, terutama akibat penyakit kardiovaskuler (31 persen), kanker prostat (21 persen) dan kanker lainnya (hampir 21 persen).

Para peneliti kemudian menemukan hal yang mencolok, pria yang mengganti 10 persen dari total kalori harian mereka, dari karbohidrat dengan lemak nabati yang sehat, memiliki resiko lebih kecil terkena kanker prostat sebesar 29 persen dan memiliki resiko kematian lebih rendah sebesar 26 persen.

"Secara keseluruhan, temuan kami mendukung pria yang memiliki kanker prostat untuk mengikuti diet jantung sehat, di mana kalori karbohidrat diganti dengan minyak tak jenuh dan kacang-kacangan untuk mengurangi semua resiko penyebab kematian," pungkasnya

Sumber: jpnn

diet mediterania
Banyak cara yang dipercaya untuk membuat panjang umur, namun inti dari semua itu adalah menerapkan pola hidup yang sehat. Salah satu cara yang cukup memberikan bukti spesifik memperpanjang usia adalah diet Mediterranean, khususnya pada perempuan.

Sebuah studi yang dipublikasi dalam Annals of Internal Medicine melaporkan, perempuan yang melakukan diet tersebut lebih banyak mengonsumsi lemak sehat dan 40 persen lebih mungkin untuk hidup hingga usia di atas 70 tahun.

Para peneliti asal Havard School of Public Health and Brigham and Women's Hospital di Boston melakukan uji kuesioner pada 10.670 perempuan yang berusia 50 hingga 60 tahun tentang kesehatan, kebiasaan makan, dan aktivitas fisik. Studi jangka panjang tersebut dimulai antara tahun 1984 hingga 1986.

Lima belas tahun berselang, para peneliti kembali menghubungi peserta yang sama untuk diminta mengisi kembali kuesioner lanjutan. Hal ini dilakukan guna mengetahui kesehatan mental dan fisik mereka setelah itu.

Secara keseluruhan, mereka menemukan, peserta yang melakukan diet Mediterranean lebih mungkin untuk hidup hingga usia 70 tahun. Selain itu, peserta tersebut juga memiliki kemungkinan lebih kecil untuk mengembangkan penyakit Parkinson, jantung, ataupun diabetes.

Menurut American Heart Association, orang yang melakukan diet Mediterranean umumnya mengonsumsi lebih dari setengah total kalori mereka  dari lemak jenuh sehat yang ditemukan dalam minyak zaitun.

Ketua peneliti dr Cecilia Samieri mengatakan, diet Mediterranean dicirikan dengan konsumsi buah, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, dan ikan. Sementara itu, diet tersebut minim konsumsi daging merah dan daging yang diproses, serta konsumsi alkohol yang diatur.

"Dalam diet ini, pelaku diet lebih banyak mengonsumsi lemak jenuh sehat yang berasal dari minyak zaitun," ujarnya.

Sumber: Kompas Health

Sarapan itu makanan penting untuk memulai kegiatan sehari-hari. Tapi bukan berarti Anda sembarangan memasukkan berbagai makanan dalam menu sarapan. Nah, tahukah Anda ada tujuh pilihan buruk sebagai menu sarapan?

Mengonsumsi sarapan sehat setiap pagi dapat mengurangi risiko penyakit seperti kanker dan diabetes. Sajikan menu sehat untuk memulai hari. Tapi jangan sajikan tujuh menu berikut di meja makan saat pagi hari:

1. Bacon, ham, dan sosis
Daging olahan memiliki nitrat yang terkait dengan kanker kolorektal. Faktanya, Institute for Cancer Research menerbitkan daftar sepuluh hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko kanker.

Menghindari nitrat adalah salah satu di antaranya. Lantas, apa artinya bagi mereka yang doyan makan daging di pagi hari? Ini adalah saat untuk menemukan sarapan yang berbeda, di luar daging.

2. Sereal manis
Bagaimana Anda bisa tahu perbedaan antara sereal manis yang buruk dan yang baik untuk kesehatan Anda? Beberapa sereal penuh mengandung karbohidrat dan gula. Ketika memakannya, gula darah naik dengan cepat dan lebih cepat dirilis.

Karena tak ingin mengalami hal ini, sebaiknya hindari saja sereal manis. Sebaliknya, pilihlah sereal yang mengandung serat tinggi dan protein. Anda mencari pilihan lain? Tambahkan biji rami atau walnuts untuk menambah serat lebih banyak.

3. Pancake (panekuk) dengan sirup maple buatan berlimpah
Sementara sirup maple alami merupakan pemanis yang sehat, ada banyak jenis sirup buatan di pasar yang mengandung sirup jagung tinggi fruktosa. Pemanis yang berasal dari jagung, juga hadir dalam sebagian besar makanan olahan dan kemasan.

Sirup jagung tinggi fruktosa  bisa memicu obesitas  dan lemak visceral di perut. Lemak visceral ditimbun di antara organ bagian dalam. Lemak visceral merupakan jenis lemak yang mengarah ke kanker. Sebuah penelitian terbaru di sebuah jurnal juga mengaitkan konsumsi sirup jagung tinggi fruktosa terhadap diabetes.

4. Donat
Bukan cuma karena kue ini terbuat dari tepung putih halus, namun juga ditambahkan banyak gula ke dalamnya. Gula adalah cara terburuk untuk menimbun bahan bakar di pagi hari, karena memicu kenaikan drastis kadar gula darah.

Itu berarti Anda akan lapar lebih cepat dan meningkatkan kesempatan untuk mengalami gula darah tinggi, obesitas dan diabetes. Jika semua risiko kesehatan tidak cukup untuk membuat Anda menjauhi donat, ada risiko kesehatan lain yang perlu dipikirkan. Banyak ilmuwan percaya gula dan kanker saling terkait.

5. Sandwich
Sandwich mungkin bisa menjadi pilihan cukup sehat, sayangnya makanan ini banyak mengandung bahan pengawet dan natrium. Cara lebih sehat adalah membuat sandwich sendiri yang dijamin terdiri dari bahan-bahan yang sehat.

6. Light yogurt
Makanan jenis ini mungkin hanya memiliki beberapa ratus kalori dan hadir dalam rasa yang menggoda seperi cheesecake, tetapi sayangnya makanan ini biasanya ditambahi pemanis buatan dan bahan kimia. Sebagai alternatif yang lebih sehat, pilih yogurt rendah lemak.

7. Muffin
Muffin memuncaki daftar makanan untuk sarapan dengan jumlah kalori paling tinggi. Alasannya? Muffin sangat padat dan terdiri dari bahan yang umumnya tak dibutuhkan tubuh seperti tepung putih, minyak atau mentega dan gula dalam jumlah banyak.

Jika tak punya opsi lain untuk sarapan, batasi konsumsinya, yaitu maksimal seukuran telur besar.

Sumber: Metrotvnews
Powered by Blogger.