Showing posts with label Sport. Show all posts

Martunis, anak Aceh direkrut klub Portugal
Bocah ajaib asal Aceh, Martunis, yang dikenal dunia setelah selamat dari bencana tsunami pada 2004,  resmi direkrut klub asal Portugal, Sporting Lisbon.

Seperti dikutip dari Observador, Martunis direkrut Sporting Lisbon untuk masuk tim akademi U-19, Alcochete, tempat Ronaldo berkarier sepanjang 1997 hingga 2001.

Pengumuman perekrutan Martunis terjadi pada acara ulang tahun ke-109 Sporting yang berlangsung di Lisbon, Portugal, Rabu (1/7) waktu setempat.

Perekrutan bocah 17 tahun itu merupakan bagian dari kampanye Gala Honorary Sporting yang sudah berlangsung sejak tahun lalu. Martunis diperkenalkan ke publik sambil mengenakan kostum Sporting.

"Martunis adalah pemain terbaru dari tim akademi Sporting, di mana di akan hidup, belajar, dan tumbuh sebagai pria dan pesepakbola," ujar presiden Sporting, Bruno de Carvalho, melalui Twitter resmi klub.

Martunis, yang memiliki cita-cita menjadi pesepakbola profesional, mengaku senang mendapat kesempatan bergabung dengan tim akademi Sporting.

"Saya ingin mewujudkan impian itu. Saya berterima kasih kepada Sporting yang sudah memberikan kesempatan ini," ucap Martunis.

Hubungan Sporting dengan Martunis sudah terjalin cukup lama. Pada Februari 2015, klub berjuluk Sportinguistas itu memberikan kostum tim dengan nomor punggung 28. Itu adalah nomor yang digunakan Ronaldo saat masih memperkuat Sporting.

Ronaldo telah menganggap Martunis sebagai anak angkatnya. Pemain Real Madrid itu sudah dua kali mengunjungi Martunis di Indonesia.




Sumber: CNNIndonesia

fisik menjadi kendala Martunis di dunia sepak bola
Berawal dari Banda Aceh, Martunis bocah yang selamat dari bencana tsunami 2004, kini bergabung dengan tim akademi Sporting Lisbon.profesional di Portugal, lemah secara fisik pernah menjadi kendala Martunis di dunia sepak bola.

Pada Oktober 2014 silam, Martunis sebenarnya sempat ikut seleksi untuk membela timnas Indonesia U-17. Meski sempat lolos tahap pertama, bocah yang kini berusia 17 tahun itu gagal di seleksi tahap kedua.

"Saya dinilai masih terlalu lemah secara fisik. Saya masih terlalu cepat lelah," ujar Martunis seperti dilansir Japan Times.

Namun, Martunis tidak patah semangat. Bocah yang hidup sendiri di antara puing tsunami dan mayat selama 21 hari mengingat pesan Ronaldo, yang diklaim sebagai ayah angkatnya.

"Ronaldo pernah mengatakan pada saya untuk belajar dan berlatih dengan giat. Jika saya melakukan apa yang ia pesankan, bukan hal yang mustahil saya akan menjadi pesepakbola profesional," ucap Martunis.

Martunis sempat berlatih di sekolah sosial olahraga Real Madrid Foundation Aceh (SSS RMF Aceh). Martunis juga pernah bergabung dengan tim junior PSAP Sigli.

Kini, lebih dari satu dekade pasca-bencana tsunami, Martinus memiliki peluang untuk mewujudkan impiannya sebagai pesepakbola profesional bersama Sporting Lisbon.

"Saya ingin mewujudkan impian itu. Saya berterima kasih kepada Sporting yang sudah memberikan kesempatan ini," ucap Martunis.





Sumber: CNNIndonesia

Pemain Bola Mark Bresciano, membetulkan tali sepatu seorang anak di lapangan hijau
Mark Bresciano, saat membetulkan tali sepatu
seorang anak mascot di lapangan hijau.
Selain semarak Piala Dunia 2014 yang ramai dengan adanya pemain-pemain dan tim sepak bola idola, ada banyak cerita menarik dari event sepakbola tersebut. Sebuah foto yang sangat menyentuh mulai merambah dunia maya.

Hal ini terjadi setelah seorang pemain gelandang Australia, Mark Bresciano, tampak membantu membetulkan tali sepatu seorang anak maskot di lapangan hijau. Yang membuat foto ini berkesan sangat dalam adalah ketulusan pemain 34 tahun itu membantu anak yang menopangkan dirinya pada dua buah tongkat kruk itu.

foto Pemain Bola Mark Bresciano, membetulkan tali sepatu seorang anak di lapangan hijau
foto Pemain Bola Mark Bresciano, membetulkan
 tali sepatu seorang anak di lapangan hijau
Momen tersebut terjadi sebelum pertandingan Piala Dunia antara Chili dan Australia dimulai. Meski pada akhirnya tim Australia harus bertekuk lutut oleh tim Chili, namun foto tersebut mendapat banyak pujian dan respon yang positif dari banyak orang dan netizen.


Foto dan perbuatan Mark Bresciano telah memenangkan hati banyak orang dan ia telah menang bahkan sebelum bertanding. Berapa jempol untuk aksi berjiwa besar dari pria ini?


Sumber
Powered by Blogger.