Showing posts with label Obat. Show all posts

Manfaat buah delima merah untuk kesehatan

Manfaat buah delima merah untuk kesehatan, Buah Delima berasal dari Timur Tengah, tersebar di daerah subtropik sampai tropik, dari dataran rendah sampai di bawah 1.000 m dpl. Tumbuhan ini menyukai tanah gembur yang tidak terendam air, dengan air tanah yang tidak dalam. Buah Delima sering ditanam di kebun-kebun sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan.

Dalam banyak cerita, Buah delima disebut sebagai buah ‘panjang umur’. Kajian ilmiah membuktikan, delima memang sarat antioksidan yang efektif mencegah penuaan dini. Jus buah delima ada pada skala 2.860 jumlah radikal bebas yang diserap per 100 gram.

Delima juga telah terbukti bermanfaat untuk mengatasi osteoartritis karena mengandung fitonutrien dan polifenol.

Kandungan Zat didalam Buah Delima :

Zat Kalium Buah Delima Bermanfaat Bagi Jantung

Setiap 100 gram biji buah delima yang dapat langsung dimakan, mengandung kalium 259 mg/gr yang dianggap sebagai komponen penting bagi kesehatan jantung.

Zat Antioksidan Buah Delima Bermanfaat Bagi Sel-sel Dalam Tubuh

Buah delima memiliki kandungan antioksidan 3 kali lebih banyak dibandingkan wine dan teh hijau dengan kandungan flavanoid yang berperan penting dalam mencegah radikal bebas dalam tubuh, sekaligus memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak serta memberikan perlindungan pada kulit. Sehingga tidak jarang buah delima menjadi salah satu bahan utama dalam berbagai macam produk perawatan kulit.

Zat Tanin Buah Delima Bermanfaat Bagi Pencernaan

Buah delima mengandung zat tanin yang tinggi, yaitu salah satu senyawa yang terdapat pada tanaman yang merupakan salah satu komponen astrigen dengan kemampuan mengikat dan mengendapkan protein sehingga bisa diaplikasikan dalam pengobatan perdarahan (hemostatik), ulkus peptikum (luka terbuka pada lapisan lambung atau usus 12 jari), wasir dan diare dengan cara menyusutkan selaput lendir usus sehingga cairan diare berkurang.
Baca juga:



Manfaat buah delima merah untuk kesehatan

1. Manfaat buah delima untuk melindungi DNA.

Hal ini terkait dengan kandungan anti-oksidan yang ada di dalam buah delima mampu melindungi komponen genetika tubuh manusia.
Baca juga:

2. Manfaat delima merah untuk menormalkan tekanan darah.

Hal ini dilaporkan dalam jurnal Plant Foods for Human Nutrition. bahwa manfaat sari delima bisa membantu juga mencegah tekanan darah naik.
Baca juga::

3. Manfaat buah delima merah lainnya adalah mengatur kelainan sindrom resistansi insulin.

Memang delima mampu menyeimbangkan kadar gula di dalam darah sekaligus meningkatkan kepekatan tubuh terhadap keberadaan insulin. Dengan demikian delima merah bermanfaat untuk mencegah diabetes.

4. Manfaat buah delima merah untuk mengoptimalkan obat-obatan.

Sari buah delima sendiri diketahui mampu meningkatkan kinerja obatan khususnya yang dikonsumsi untuk membunuh bakteri jenis gram negatif. bakteri ini dikenal sebagai mikroba yang bisa melawan kerja obat.

5. Buah delima juga diketahui bisa melindungi organ hati.

Hal ini sejalan dengan apa yang dikemukakan di dalam jurnal Toxilogy And Industrial Health. Konsumsi jus delima secara rutin bisa melindungi sekaligus memberbaiki hati yang rusak.

6. Delima bersifat anti-alegic.

Hal ini terkait dengan senyawa polifenol yang terkandung dalam buah delima merah.

7. Manfaat Buah delima merah untuk jantung.

Sebuah hasil penilitian yang dimuat di dalam Altheroclerosis menyebutkan Buah delima memiliki kemampuan dalam mensintesis kolesterol dan kemudian mengancurkan zat radikal bebas yang ada di dalam sistem vascular kita.

8. Manfaat buah delima untuk kanker.


Disebutkan bahwa manfaat buah delima merah mampu menangkal kanker payudara dan juga kanker kulit.
Baca juga:


9. Manfaat buah delima untuk kecantikan.


Delima merah bersifat anti-aging. Kandungan senyawa didalamnya mampu melindungi tubuh dari radikal bebas terutama untuk kesehatan kulit.
Baca juga:


Demikian sedikit gambaran beberapa Manfaat buah delima merah untuk kesehatan kita, semoga bermanfaat.

Manfaat Acai Berry

Manfaat Acai Berry - Acai berry merupakan buah yang dikenal memiliki kandungan serat tinggi. Selain menyukseskan diet, mengonsumsi buah ini pun dapat memerlancar pencernaan.

Anda tentu sudah tidak asing mendengar kata acai berry? Buah yang sedang naik daun ini memang memiliki sejuta manfaat bagi kesehatan. Acai berrymenjadi populer di masyarakat setelah Oprah Winfrey menyatakan dirinya menjalani diet dengan buah yang tumbuh di hutan hujan tropis Amazon di Brasil ini. Diet acai berry pertama kali diperkenalkan Dr. Niccholas Perricone dalam acara Oprah. Dari sana, Oprah pun tergugah dan menyatakan akan mengikuti diet ini untuk menurunkan berat badan.

Ya, diet dengan acai berry merupakan salah satu diet efektif karena kaya antioksidan seperti yang dibutuhkan dalam tubuh. Selain itu, berbagai manfaat kesehatan lainnya pun ada di balik buah ini. Berikut ini paparan lengkapnya.

Kaya antioksidan, penangkal radikal bebas
Acai berry terbukti memiliki kandungan tertinggi antioksidan dibandingkan jenis makanan lain. Dalam tubuh, antioksidan membantu menetralisir radikal bebas yang dapat merusak sel-sel dan menyebabkan masalah kesehatan lain seperti memicu kanker.

Kaya serat, pelancar sistem pencernaan
Mengonsumsi acai berry tidak saja menurunkan berat badan, tetapi juga meningkatkan pencernaan. Acai berry memberikan manfaat seperti detoksifikasi dan mengeluarkan racun dari tubuh. Hal ini sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit dan pertumbuhan rambut.

Nikmat dalam setiap menu
Dimakan segar, dijadikannya jus atau smoothie, dicampurkan dalam yoghurt atau salad buah, acai berryyang memiliki rasa seperti buah anggur tetap nikmat dan tidak akan mengurangi kandungan nutrisinya.

Memerlambat proses penuaan alami
Jika Anda ingin terlihat muda tanpa keriput, acai berry dapat membantu Anda memerlambat proses penuaan alami.

Meningkatkan imunitas
Meningkatkan kesehatan dengan diet acai berry karena buah ini meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan sirkulasi, dan menyehatkan jantung.

Mengontrol rasa lapar
Acai berry memiliki asam lemak esensial, asam amino, dan pitosterol yang dapat mengontrol rasa lapar dan membuat Anda tetap penuh untuk waktu lebih lama.


Seperempat atau satu dari empat perempuan Indonesia berusia di atas 50 tahun terkena osteoporosis (tulang keropos), menurut penelitian Jakarta Osteoporosis Center.

Menurut dr Gunawan Tirtarahardja, CCD, CDT dari Jakarta Osteoporosis Center, penelitian tersebut dilakukan pada 2006 terhadap 1790 orang sehat tanpa penyakit patah tulang atau tidak pernah mengonsumsi kalsium, yang terdiri dari 900 perempuan dan 890 laki-laki.

"Sedangkan pada umur 70 tahun ke atas, satu dari dua perempuan terkena osteoporosis," kata Gunawan saat jumpa pers di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, Kamis.

Dia menyebutkan bahwa perempuan memiliki empat kali kemungkinan lebih besar menderita osteoporosis dibandingkan laki-laki. Hal tersebut karena adanya perubahan hormon yang drastis pada masa menopause perempuan.

"Perempuan kena double impact. Pada saat menopause dan pada saat usia lanjut," katanya.

Jumlah tersebut, kata Gunawan, jauh lebih besar 8-10 persen dibandingkan jumlah yang terjadi di Amerika Serikat.

Lebih lanjut, dia memaparkan bahwa puncak massa tulang Indonesia berkisar di umur 20-39 tahun. Dia menyebutkan bahwa semakin tinggi puncak masa tulang, semakin kecil juga kemungkinan seseorang menderita osteoporosis.

"Naik 10 persen saja dari yang ada sekarang, bisa menaikkan 50 persen kemungkinan patah tulang karena osteoporosis," katanya.

Sumber : Antara

Kekurangan air dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti batu ginjal, infeksi kandung kemih, hingga kematian.

Menurut ahli gizi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr. dr. Inge Permadhi, MS, SpGK, ada beberapa ciri umum yang menandakan fase dehidrasi.

"Tanda-tanda dihidrasi itu harus dikenali biar tubuh tidak kekurangan air," kata Inge saat jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Ciri paling mudah yakni bibir mulai terasa kering. Saat itu, katanya, tubuh sudah memberikan sinyal bahwa tubuh mulai kekurangan air.

"Kalau kekurangan 1-2 persen, orang mulai haus, lelah, lemah, tidak nyaman, dan kehilangan nafsu makan," katanya.

Gejala yang menunjukkan bahwa dehidrasi sudah semakin parah apabila, kulit mulai memerah, penurunan urin, serta warna urin yang semakin pekat.

"Urin yang bagus itu kalau warnanya semakin jernih," katanya.

Sedangkan untuk pemeriksaan lebih lanjut, dia menyarankan segera mendatangi dokter agar dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Agar terhindar dari dehidrasi, katanya, seseorang harus minum secara teratur yakni satu jam sekali. Jumlahnya pun bisa diperhitungkan tergantung dari umur serta aktivitas tubuh.

"Paling sederhana, jika kebutuhan air 2 liter sehari dan waktu bangun kita 16 jam ya 150 ml setiap jam," katanya.

Kebutuhan air pada manusia dipengaruhi oleh umur, aktivitas serta kondisi khusus. Umumnya, manusia membutuhkan air 2 hingga 2,5 liter air.

"Namun pada ibu hamil ada tambahan 400 ml dan ibu yang menyusui 800 ml," katanya.

Sumber : Antara

Tidak perlu sungkan untuk konsumsi telur sebagai sarapan Anda, memang telur mengandung kolesterol. Namun, kandungan lemak jenuhnya hanya sedikit jadi baik untuk Anda konsumsi.

Pendapat yang menyebut telur sebagai sumber kolesterol dan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung sebenarnya sudah kuno.

Kebanyakan studi epidemiologi, jenis studi yang melibatkan populasi besar dan menganalisis pola makan dan kesehatannya, tidak menemukan kaitan antara makan telur dan peningkatan risiko penyakit jantung.

Sebaliknya, studi klinis terkontrol, di mana peneliti memberikan sejumlah kolesterol pada responden dan mengukur efeknya dalam darah, menemukan sedikit peningkatan kolesterol dalam darah seiring dengan peningkatan pola makan tinggi kolesterol.

Kolesterol sebenarnya adalah komponen yang penting dalam seluruh sel manusia dan hewan yang berpengaruh pada hormon dan fungsi lainnya. Karena tubuh kita juga memproduksi kolesterol, maka kita tak perlu menambahkannya dari makanan lain.

Namun, pola makan orang modern umumnya tinggi kolesterol karena sering mengonsumsi produk hewani. Seluruh produk hewani memang mengandung kolesterol dan juga lemak jenuh.

"Sebenarnya yang paling berpengaruh pada kadar plasma darah dan LDL (kolesterol jahat) adalah lemak jenuh," kata Alice Lichtenstein, profesor nutrisi dan sains di Friedman School of Nutrition Science and Policy Tuts University.

Meski kandungan kolesterol dalam telur cukup tinggi (186 miligram dan 184 di antaranya berada di kuning telur), tetapi kandungan lemak jenuhnya rendah (1,6 gram di kuning telur).

Pada kebanyakan orang, untuk setiap 100 miligram penurunan kolesterol dari pola makan, akan dialami penurunan kadar LDL 2,2 poin. Tetapi, dengan mengurangi asupan lemak jenuh sekitar 4-7 persen dari total kalori, kadar kolesterol dalam darah akan turun dua kali lipat dari hanya membatasi kolesterol.

Orang Jepang, yang kebanyakan mengonsumsi telur dalam jumlah besar (rata-rata 328 telur perorang setiap tahun), kadar kolesterolnya justru rendah. Jumlah penderita penyakit jantung juga lebih rendah dibanding dengan penduduk di negara maju lainnya. Hal ini karena pola makan orang Jepang rendah lemak jenuh.

Orang Amerika justru sebaliknya. Mereka jarang makan telur, tetapi pola makannya tinggi lemak jenuh yang berasal dari daging asap, sosis, dan sebagainya.

Jadi, berapa banyak telur yang boleh kita konsumsi? Para ahli dari American Heart Association sejak lama tidak lagi memberikan batasan pada jumlah kuning telur yang bisa dikonsumsi. Tetapi, kita disarankan untuk membatasi kolesterol maksimal 300 mg per hari atau 200 mg jika Anda menderita penyakit jantung atau kadar kolesterol LDL Anda lebih dari 100. Anda bisa memilih sendiri sumber kolesterolnya.

Meski demikian, ada juga pakar yang menyarankan agar kita membatasi konsumsi telur tak lebih dari satu butir setiap hari.

"Makan satu telur setiap hari tidak berpengaruh banyak pada kenaikan kolesterol dalam darah. Lagi pula kenaikan LDL itu pengaruhnya sangat kecil dan bisa dibalikkan dengan gaya hidup sehat lainnya," kata Walter Willett, profesor epidemiologi.

Sumber: Kompas Health

Tubuh sehat hingga pada usia lanjut merupakan dambaan bagi setiap orang. Caranya sangat mudah, cukup dengan konsumsi bahan alami seperti ginseng tubuh Anda akan penuh dengan stamina.

Hal ini karena ginseng merupakan sumber energi, stamina, bisa mencegah penyakit, dan meningkatkan libido. Bahkan menurut beberapa penelitian, mengonsumsi ginseng bisa membantu meningkatkan kemungkinan hidup seseorang lebih panjang.

Hasil penelitian yang dipublikasikan dalamJournal of Alternative and Complementary Medicine menjelaskan, seseorang yang mengonsumsi ginseng secara teratur menunjukan adanya penurunan signifikan dalam semua penyebab kematian yang umumnya terjadi pada pria. Sedangkan wanita, mereka menikmati penurunan yang signifikan dalam kematian akibat kanker tertentu. Sementara untuk mendapatkan hasil penelitian itu, peneliti mengobservasi dimulai dari tahun 1985 dengan responden 6282 yang berusia 55 tahun ke atas dan selesai tahun 2003. Demikian seperti dilansir Naturalnews.

Hasil studi lain yang diterbitkan jurnal Evidence-based Complementary and Alternative Medicinetahun 2009 seolah kian menegaskan, bahwa kemampuan ginseng sudah terbukti bisa meningkatkan produksi insulin, menurunkan kematian sel beta pankreas dan mengurangi glukosa darah dalam tipe dua diabetes.

Untuk mendapatkan khasiat dari ginseng ini, umumnya sebagian dari ahli homeopaty merekomendasikan mengonsumsi ginseng dua sampai tiga kali tiap pekan. Sementara beberapa dokter pengobatan Cina merekomendasikan mengonsumsi ginseng setiap hari tanpa berhenti.

Sumber: Okezone

Anak yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas lebih berisiko terkena asma, ungkap penelitian terbaru. Selain itu, asma yang dirasakan oleh anak yang kelebihan berat badan juga cenderung lebih parah dari anak yang memiliki berat badan normal.

Peneliti menemukan bahwa anak dan remaja dengan berat badan berlebih mengalami asma lebih parah dan sering mengunjungi unit gawat darurat akibat penyakit tersebut. Hasil ini ditemukan peneliti setelah mengamati 635.000 anak berusia enam sampai 19 tahun selama tahun 2007 sampai 2011.

"Jika orang tua mengetahui bahwa anak mereka yang kelebihan berat badan mengalami asma, sebaiknya mereka tak hanya fokus pada asma yang diderita melainkan juga berat badan anak mereka," ungkap ketua penelitian Mary Helen Black dari Kaiser Permanente Southern California, seperti dilansir oleh Reuters.

Peneliti kemudian menyimpulkan bahwa kelebihan berat badan membuat anak lebih berisiko terkena asma. Semakin berat bobot anak, semakin besar pula risiko yang dimilikinya. Dibandingkan dengan anak yang normal, anak yang kelebihan berat badan berkemungkinan 16 persen lebih besar terkena asma. Sementara anak yang obesitas memiliki risiko 37 persen lebih besar.

Hasil ini didapatkan setelah peneliti juga mempertimbangkan usia, gender, dan ras anak yang menjadi partisipan. Selain lebih berisiko terkena asma, anak yang kelebihan berat badan atau obesitas juga lebih berisiko mengalami komplikasi.

Sumber: Merdeka.com

Theresia Numpi, Gadis muda yang berjuang melawan kanker rahang

Theresia Numpi (21), Toraja

Ketika umur saya 13 tahun muncul benjolan di sebelah kiri tepatnya di rahang bawah. Orang tua saya merasa sangat khawatir sehingga dengan sigap mereka membawa saya ke rumah sakit umum daerah Masamba, Palopo, Sulawesi Selatan. Dokter mendiagnosa saya terkena penyakit tumor, akhirnya saya menjalankan operasi untuk pengangkatan tumor di rahang.

Beranjak SMA, tak disangka muncul kembali benjolan yang lebih besar di rahang kiri bawah. Kemudian saya periksa di rumah sakit yang sama, dokter masih menyatakan tumor mandibula. Kali ini dokter menyarankan untuk operasi, tapi harus mengangkat 3 gigi dan memotong rahang saya. Saya terkejut mendengarnya, sehingga saya mengurungkan niat untuk melakukan operasi.

Dirujuk ke rumah sakit provinsi, akhirnya saya melakukan operasi, tanpa memotong rahang dan mengangkat 3 gigi yang saya miliki. Enam bulan setelah operasi pengangkatan, rahang terasa sangat sakit hingga kepala. Selama itu juga saya terus menangis, rahang bengkak dan bibir saya menjadi miring.

Pada tahun 2011 lalu saya merantau ke Jakarta, kondisi saya pada saat itu sudah muncul benjolan di sebelah kanan. Rahang bawah terasa miring dan goyang. Saya mendengar bahwa daun sirsak berkhasiat untuk mengatasi tumor dan kanker, saya coba merebusnya sendiri. Hasilnya, badan menjadi drop sehingga saya tidak berani mengonsumsi daun sirsak olahan sendiri.
Bulan Mei tahun 2013 saya periksa lagi ke dokter, saya menerima kenyataan yang pahit. Dokter menyatakan saya terkena kanker ameloblastoma. Dari situ dokter juga menyatakan saya harus dioperasi kembali, karena rahang dan gigi sudah rusak. Ia juga mengatakan akan menggantikan rahang saya dengan besi setelah operasi nanti.

Akhirnya saya mencari alternatif lain, saya berniat untuk mencari tanaman herbal yang bisa menyembuhkan penyakit yang saya derita ini. Kemudian saya bertemu dengan Tante Leoni, ia menawarakan herbal dari PT Bintang Sejagat Internasional Amazon Berries dan K-Muricata. Saya konsumsi masing-masing 1 sachet selama 5 hari. Saya merasa jauh lebih baik setelah mengonsumsi kedua produk dengan rutin.

Awalnya badan memang terasa sangat sakit dan banyak keluar darah, tapi saya tetap yakin pada dua produk herbal ini. Kini, samapai testimony ini dibuat (11 Juli 2013) benjolan di rahang semakin mengikis, dan saya akan terus mencoba produk herbal ini.

Dalam pertempuran melawan kelebihan berat badan, orang sering menyerah bila dihadapkan dengan makanan favorit mereka. Apa pasal?

Seseorang gagal dalam upaya menurunkan berat badan, karena ia tak bisa mengendalikan diri saat bertemu makanan favoritnya. Apalagi banyak makanan favorit yang disukai banyak orang berpotensi menambah inci ukuran pinggang seseorang.

Untuk mengetahui lebih lanjut makanan favorit apa saja itu. Di bawah ini ada empat makanan yang memiliki potensi meningkatkan inci ukuran pinggang seseorang, menurut Naturalnews.

Pizza
Semua orang pasti suka pizza yang tebal dan sarat taburan daging. Namun, dibalik makanan yang sangat lezat itu, salah dalam cara memakannya bisa berkontribusi menambahkan inci pinggang Anda. Karenanya, pilihlah pizza yang sarat dengan sayuran sehat, seperti tomat, bawang, jamur dan zaitun hitam, agar bisa mengurangi risiko itu.

Keripik kentang
Keripik kentang bisa menambah lemak dalam pinggang Anda karena memiliki nilai gizi yang sangat sedikit dan segala makanan yang digoreng akan cepat menambah lemak di pinggang seseorang.

Ayam goreng
Ayam yang digoreng memiliki jumlah lemak dan kalori yang banyak. Karenanya, Anda bisa beralih dengan mengonsumsi ayam dengan cara dipanggang atau dibakar.

Milkshake
Milkshake tak hanya dikenal dengan kalori yang banyak, tapi juga lemak dan gula yang ekstra. Tak ayal bisa menambah lemak dalam tubuh seseorang secara konstan. Kendati demikian, Anda masih bisa tetap mengonsumsi susu, namun dengan catatan harus susu bebas dan rendah lemak.

Sumber: Okezone

Diet untuk mendapatkan bentuk tubuh ideal, terutama wanita, bisa mengganggu metabolisme tubuh. Gejalanya, lemas dan lesu. Dibutuhkan pengetahuan dasar sebelum menjalankan diet, agar tubuh tetap fit saat beraktivitas.

Berikut tips yang disarikan dari preventionindonesia :

1. Perlu Anda ketahui, wanita biasanya mengalami kenaikan berat badan 0,5 kilgram setiap tahun, dan berat badan bisa naik hingga 20 kilogram saat memasuki usia 50-an. Selain itu, faktor-faktor lain, seperti fluktuasi naik turunnya hormon, menurunnya kelenturan otot, dan stres, bisa memperlambat kinerja "mesin" pembakar lemak. Sehingga resiko "bobot" badan naik semakin bertambah.

2. Melakukan diet bukan berarti tidak makan sama sekali. Konsumsilah makanan sehat sebanyak 400 kalori per sajian. Jumlah kalori itu membuat perut Anda cukup kenyang dan juga tanpa harus susah payah membakar kalori. Hindari memangkas kalori terlalu berlebihan, karena dapat mengacaukan kerja metabolisme tubuh Anda. Jika tidak, tubuh tidak akan cukup kuat guna membakar kalori menjadi energi dalam tubuh.

3. Bila Anda gemar mengemil, pilihlah makanan ringan berjumlah 150 kalori. Jumlah kalori makanan cemilan ini bisa anda konsumsi dua kali sehari dengan asumsi perut mendapatkan pasokan cukup sehingga tidak perlu makan berlebihan saat waktu makan tiba.

4. Hindarilah kafein, sebab zat ini menstimulasi sistem saraf pusat yang menambah sebanyak 98 hingga 174 kalori setiap hari. Cobalah menggantinya dengan secangkir teh, karena bisa membuat metabolisme bekerja lebih cepat hingga 12 persen sebagaimana hasil penelitian di Jepang.

5. Pilihlah karbohidrat sehat, yang memiliki banyak serat seperti gandum utuh, buah, dan sayuran. Saat kita mengonsumsi lebih banyak makanan dengan kandungan serat yang tinggi, maka metabolisme tubuh akan mengurai kalori lebih banyak sebesar 30 persen.

6. Jangan lupakan zat besi, sebab ini yang akan membawa oksigen dalam darah kita. Oksigen dibutuhkan tubuh guna membakar lemak. Selama masa menstruasi, tubuh wanita berisiko mengalami kekurangan zat besi. Jadi cobalah untuk menabung zat besi lebih banyak lagi dengan mengonsumsi kerang, kacang-kacangan, sereal fortifikasi, dan sayur bayam.

Sumber: Liputan6

Vitamin dan nutrisi yang berasal dari sayur dan buah bisa lenyap jika kita salah dalam mengolahnya. Selain itu, bakteri bisa saja tumbuh dengan subur kalau cara mencucinya tidak benar. Maka dari itu, Anda harus pandai memperlakukan buah dan sayur sebelum dikonsumsi. Berikut tips membersihkan sayur yang baik, dilansir Reader Digest Asia.

Bersihkan
Selain bahan makanan, pastikan peralatannya juga bersih, seperti pisau, dan talenan. Jangan lupa mencuci tangan Anda dengan sabun.

Tetap segar dan lokal
Agar sayuran tidak layu karena disimpan terlalu lama, beli produk dalam keadaan segar dan jangan disimpan lebih dari lima hari.

Segera cuci sebelum digunakan
Mencuci terlalu awal kemudian disimpan dalam waktu lama akan menghasilkan pertumbuhan bakteri dan pembusukan. Jadi cuci sayur atau buah ketika baru akan digunakan.

Bilas dengan air mengalir
Cara terbaik untuk mengurangi jumlah mikroorganisme adalah dengan mencuci produk di bawah air mengalir.

Beberapa jenis buah dan sayur mempunyai penanganan tersendiri agar steril:
Apel:
Cukup cuci dan gosok untuk menghilangkan lilin pengawet.

Berries dan anggur:
Bilas lembut di bawah dingin, air mengalir. Jangan biarkan buah direndam dalam air, karena bisa menghancurkan mereka.

Herbal:
Rendam dan aduk sebentar dalam mangkuk air dingin, kemudian keringkan dengan handuk kertas.

Sayuran berdaun hijau:
Rendam sayur dalam mangkuk air dingin selama beberapa menit. Jika Anda khawatir terkontaminasi bakteri, tambahkan setengah cangkir cuka putih lalu bilas. Kemudian keringkan.

Melon:
Sikat buah melon dengan sikat gigi berbulu lembut lalu gosok secara menyeluruh di bawah aliran air sebelum memotongnya.

Jamur:
Gunakan kain lembut atau sikat berbulu untuk menggosok secara lembut lalu usapkan pada tisu kertas yang dibasahi untuk menghilangkan kotoran.

Persik dan buah lunak lainnya:
Cuci di bawah air mengalir dan keringkan dengan tisu kertas.

Sayuran umbi:
Setelah mengupas akar sayuran: seperti wortel, kentang, dan bit, bersihkan dengan sikat berbulu di dalam air suam-suam kuku.

Buah dan sayur yang bersih akan membuat nutrisi di dalamnya terjaga dan membunuh bakteri jahat.

Sumber: Merdeka.com

Selama ini Manggis, terutama pada bagian kulitnya mengandung antioksidan yang dipercaya memiliki aktivitas yang sangat kuat yaitu xanthones.

Antioksidan jenis xanthones ini, menurut peneliti dari Departemen Mikrobiologi, Fakultas Farmasi, Mahidol University Thailand, Moongkardi P sebenarnya terdapat secara alami dalam tanaman hutan hujan tropis, tetapi kabarnya tidak ada satu pun yang dapat menyamai tingginya kandungan xanthones dalam ekstrak kulit buah manggis.

"Dari hasil penelitian diketahui bahwa ekstrak kulit buah dari manggis memiliki efek kuat dalam mencegah penyebaran sel kanker, antioksidan yang potensial, dan induksi apoptosis atau kematian sel kanker secara alami. Hal ini mengindikasikan bahwa zat tersebut memiliki beragam khasiat dan sangat berpotensi dalam pencegahan kanker," papar Moongkardi.

Pernyataan senada disampaikan peneliti biologi dari Gifu International Institute of Biotechnology Jepang, Matsumoto K.

Menurut Matsumoto, Garcinia mangostana, dapat menghambat pertumbuhan sel penyakit leukemia jenis Hl60.

Antioksidan yang ada pada buah manggis ini pula menurut penelitian Matsumoto jauh lebih efektif bila dibandingkan dengan antioksidan pada rambutan dan durian.

Dalam penelitian yang dipublikasikan pada Journal of Free Radical Research dan Journal of Pharmacology, xanthones dipercaya memiliki manfaat kesehatan terutama bagi kesehatan kardiovaskuler seperti mengatasi penyakit jantung, arteriosklerosis yakni Penyakit khas yang ditandai dengan penebalan dan hilangnya elastisitas dinding pembuluh darah arteri.

Selain itu xanothes juga bisa menyembuhkan hipertensi dan trombosis yakni terbentuknya trombus dari pembuluh darah yang menyumbat aliran darah sistem sirkulasi.

"Aktivitas xanthones memberikan efek yang memperlebar pembuluh darah dan memperlancar aliran darah.

Selain itu manggis juga kaya akan kalium, mineral yang berperan penting dalam metabolisme energi dan kesehatan jantung," papar Matsumoto dalam hasil penelitiannya.

Dalam berbagai penelitian anti oksidan jenis xanthones ini ternyata tidak ditemui pada buah-buahan lainnya kecuali pada buah manggis.

Hasil penelitian di Tokyo pada tahun 2003 menunjukkan xanthones memiliki efek antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme seperti Mycobacterium tuberculosis penyebab TBC dan Staphylococcus aureus penyebab infeksi dan gangguan pencernaan.

Selain itu, manggis juga bermanfaat sebagai anti tumor, kanker, anti-aging, mengobati hipertensi, immunostimulan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, antiobesitas, antivirus, antibiotik, dan antijamur.

Sumber: Metrotvnews

Amazon Berries dan K-Muricata bantu atasi penyakit syaraf

Sejak tahun 1975 saya sudah bekerja sebagai seorang peternak sekaligus petani di Karangasem, Bali. Sebelas tahun kemudian, tepatnya di tahun 1986 saya mengidap penyakit syaraf. Penyakit syaraf merupakan penyakit pada sistem syaraf pusat (otak) yang ditandai dengan gangguan pada peredaran darah, baik itu karena sumbatan pembuluh darah maupun pendarahan (pecahnya pembuluh darah) di otak sehingga menyebabkan gangguan anatomi dan fisiologi otak.



(I Nengah Taman (63th),  Karangasem – Bali memberikan kesaksian mengenai khasiat produk Bintang Sejagat yang telah dirasakannya).

Sudah empat kali saya mengalami kecelakaan, sehingga penyakit bertambah kambuh. Tapi, untungnya masih diberikan keselamatan oleh Yang Maha Kuasa. Berbagai macam obat dari multilevel marketing telah saya coba, tapi belum ada hasilnya. Suatu ketika saya mendapat anjuran untuk mencoba produk dari Bintang Sejagat, tetapi saya merasa ragu untuk mencobanya. Kedua produk herbal K-Muricata dan Amazon Berries akhirnya saya beranikan diri untuk mencobanya. Awalnya terasa pusing dan badan tidak enak.

Teman saya menyarankan untuk terus mengonsumsinya, karena memang seperti itu prosesnya. Ternyata memang betul, setelah beberapa hari kemudian penyakit ini berangsur-angsur pulih dan badan terasa sangat berstamina. Saya berani bertaruh untuk bekerja melawan anak muda di usia 24 tahun, karena sayapun memiliki stamina yang tak jauh berbeda. Luar biasa, kedua produk tersebut sangat cocok pada saya sehingga saya bisa sehat lagi.

Saya juga punya seorang cucu, sehabis menjalani operasi kanker usus, dokter menyarankan untuk melakukan kemoterapi. Tapi, saya menyarankan untuk konsumsi K-Muricata dan Amazon Berries, akhirnya sekarang ia sudah bisa pergi ke sekolah lagi. Terima kasih kepada Pak Harry yang sudah memperkenalkan produk ini dan PT Bintang Sejagat, semoga bisa terus berjaya selalu.

Jumlah olahraga fisik yang tidak sebanding dengan asupan kalori ternyata sangat buruk efeknya untuk tubuh. Menurut sebuah studi terbaru, wanita aktif yang membatasi asupan kalorinya berisiko mengalami gangguan menstruasi dan osteoporosis.

Studi terbaru itu diterbitkan di Medicine & Science in Sport & Exercise. Gejala tersebut mengacu pada Female Athlete Triad, sindrom yang terdiri dari tiga masalah: gangguan makan, kehilangan kepadatan mineral tulang, dan tidak adanya periode menstruasi.

Studi yang dilakukan oleh Pennsylvania State University ini menjadi bagian pertama dari serangkaian penelitian untuk memahami pengaruh peningkatan asupan kalori pada siklus menstruasi. Juga kesehatan tulang pada wanita aktif yang mengalami gangguan menstruasi selama bertahun-tahun.

Ini merupakan studi pertama yang mempertimbangkan hubungan antara asupan kalori dan ketersediaan energi pada wanita aktif. Dalam kasus ini, energi merujuk pada jumlah bahan bakar yang diperlukan tubuh supaya berfungsi dengan baik. Saat tidak cukup makan, tubuh akan menyimpan bahan bakar dalam jumlah terbatas untuk hal yang penting saja seperti pengaturan suhu tubuh.

Karena wanita tidak terlalu membutuhkan siklus menstruasi untuk bertahan hidup, fungsi ini menjadi lambat atau berhenti total saat sumber energi langka. Gangguan ini bisa menimbulkan efek buruk bagi tingkat hormon esterogen dan kesehatan tulang.

Tim peneliti melacak asupan makanan dan catatan olahraga dari 87 partisipan. Juga menempatkan para wanita di serangkaian tes laboratorium untuk mengukur energi dan hormon siklus menstruasi.

Hasil penemuan menyimpulkan wanita yang hanya mengkonsumsi sekitar 1.600 kalori per hari dengan ketersediaan energi lebih rendah, mempunyai frekuensi masalah menstruasi lebih tinggi. Sedangkan, wanita yang mengonsumsi 1.900 kalori per hari dengan ketersediaan energi lebih besar ternyata masih mempunyai masalah menstruasi.

“Penemuan ini menyatakan batas ketersediaan energi yang menempatkan wanita pada risiko komplikasi kesehatan bisa jadi lebih tinggi dari yang dibayangkan. Studi selanjutnya juga diperlukan untuk mengerti berapa lama waktu yang dibutuhkan wanita dengan ketersediaan energi rendah untuk mengembangkan siklus menstruasi abnormal dan masalah kesehatan lainnya,” tutur Mary Jane De Souza, Ph.D., profesor psikologi di Pennsylvania State University kepada The Active Times.

Sumber: Detik

Bina Karo

Bina Karo (kanan), Tinur Silalahi (tengah) dan Ely Marlina (kiri), dalam acara Grand Launching PT Bintang Sejagat Internasional, Ecovention Ecopark, Ancol, Jakarta (21/4)

Setiap malam saya sulit untuk tidur, berkeringat terlalu berlebihan hingga baju saya keluar air banyak apabila diperas. Sebelumnya, selama 3 tahun saya tidak bisa bicara dengan suara yang jelas, karena ada daging di pita suara sebesar biji kacang hijau. Setelah melakukan operasi untuk pengangkatan daging di pita suara saya, tidur menjadi terganggu selain itu juga dokter bilang ada syaraf yang terganggu.

Suatu hari saya bertemu dengan Pak Barus, beliau menawarkan herbal K-Muricata dan Amazon Berries. Mengikuti anjuran beliau saya minum kedua herbal tersebut secara rutin selama dua minggu. Minum herbal teh K-Muricata dengan air mendidih setiap pagi dan Amazon Berries setelah makan siang. Hasilnya, tidur lebih nyenyak dan tak lagi mengeluarkan keringat berlebihan. Badan terasa lebih fit dari keadaan sebelumnya, suami dan anak-anak juga ikut konsumsi Amazon Berries. Dengan keadaan yang sehat, saya juga bisa menjalankan bisnis PT Bintang Sejagat Internasional. Terima kasih PT BSI kini saya bisa sehat kembali.

euis Amazon Plus bantu atasi pembengkakan jantung

Euis Siti Maemunah (58), Bogor-Jawa Barat

Sehari-hari saya bekerja sebagai ibu rumah tangga, namun kini ini saya sudah tidak bisa beraktivitas seperti biasa. Jantung sering terasa berdebar kencang dan badan mengeluarkan keringat. Bulan Juni 2013 lalu saya periksa ke RSUD Ciawi, dokter mendiagnosa saya terkena pembengkakan jantung di sebelah kanan. Saya tidak diijinkan dokter untuk berkativitas terlalu berlebihan, istirahat cukup dan konsumsi obat-obatan yang dianjurkan olehnya.

Atas dasar Kehendak Yang Maha Kuasa, saya dipertemukan dengan herbal Amazon Plus. Saya konsumsi 2 sloki dalam sehari selama pagi dan malam. Usai dua minggu badan terasa lebih enak, dan jantung sudah tidak berdebar lagi. Dokter menyarankan saya untuk terus mengonsumsi Amazon Plus. Hingga saat ini saya sudah tak mengalami berbagai keluhan yang sangat menyiksa. Bahkan moment hari Raya Idul Fitri tahun 2013 ini, saya merasa badan sangat fit sehingga silaturahmi bersama keluarga besar berjalan dengan lancar. Terima kasih Amazon Plus dan PT Bintang Sejagat.


kelenjar tyroid
Sehari-hari saya berjualan ke pasar, tapi semenjak terkena penyakit kelenjar gondok, aktivitas saya terpaksa harus terhenti. Sudah satu tahun saya menderita penyakit ini, dokter menyarankan untuk segera dioperasi. Terlalu besar biaya yang harus dikeluarkan apabila harus menjalani operasi. Saya pernah mencona menyedot kelenjar tersebut, tetapi setelah 2 hari timbul lagi kelenjarnya sebesar telur bebek.
nengahtini amazon berries dan k-muricata perkecil kelenjar gondok
Nengahtini (60th), Karangasem - Bali

Suatu ketika datang teman saya menawarkan produk K-Muricata dan Amazon Berries, saya coba untuk konsumsi selama 10 hari. Awal mengonsumsi badan terasa dingin, hari demi hari sepertinya ada perubahan pada leher. Kemudian saya melihat di cermin, sepertinya ada perubahan dan untuk meyakinkannya lagi saya tanyakan pada seluruh keluarga, mereka bilang memang betul kelenjar gondoknya telah mengecil. Dengan perubahan tersebut, maka saya minta lagi produk herbal tersebut untuk menuntaskan penyakit ini. Terima kasih kepada I Nengah Taman dan PT. Bintang Sejagat…

Seorang perempuan berusia 38 tahun melakukan tes kesehatan rutin dua tahunan. Setelah menerima hasilnya, terlihat bahwa kadar kolesterol "baik", HDL, di bawah garis bawah normal, yaitu 39 mg/dl. Untuk perempuan, kadar terendah adalah 50 mg/dl.

Padahal, tugas kolesterol HDL adalah menghancurkan kolesterol dari tubuh sebelum sel-sel itu punya kesempatan untuk menghambat kelancaran arteri. Angka HDL harus lebih tinggi untuk mengurangi penyakit jantung.

Untung saja, kadar kolestreol "jahat" atau LDL mendekati  kadar ideal yaitu 101 mg/dl, sedangkan trigliserida 93 mg/dl. Dengan demikian, kadar kolesterol total adalah 169 mg/dl. Batas kadar kolesterol terbaik kurang dari 200 mg/dl.

Cara menghitung kolesterol total adalah: LDL HDL + (Trigliserida/5)

Semua berlomba untuk mendapatkan angka total kolesterol di bawah 200 mg/dl. Namun, tentu lebih penting lagi untuk mempertahankan rasio LDL dan HDL serendah mungkin.

Menurut artikel yang diterbitkan Current Medical Research and Opinion, perbandingan LDL dan HDL lebih tinggi daripada 8,0 berpotensi menyebabkan penyakit jantung koroner.

Trik untuk mendapatkan keseimbangan rasio tersebut adalah menurunkan kadar LDL atau menaikkan kadar HDL. Untuk kasus perempuan di atas, sebaiknya ia menaikkan kadar HDL sebisa mungkin tanpa obat-obatan, seperti Niacin.

Banyak penelitian medis menunjukkan, asam lemak omega-3 sangat efektif untuk menaikkan kadar HDL. Omega-3 tersebut biasanya ada di dalam ikan, seperti salmon. Ada baiknya menambahkan biji labu ke dalam oatmeal saat sarapan. Biji labu dan biji bunga matahari juga mengandung konsentrasi omega-3 tinggi, sama banyaknya dengan yang terdapat di dalam ikan. Biji-bijian itu bisa menjadi alternatif untuk mereka yang tidak bisa mengonsumsi ikan.

Alternatif lain adalah mendapatkan omega-3 melalui suplemen yang bisa didapatkan di berbagai apotek. Suplemen tersebut terbukti efektif menaikkan HDL. Makanan lain adalah teh hijau dan cokelat hitam. Suplemen vitamin D juga memiliki efek yang positif terhadap peningkatan HDL.

Lalu, siapa yang tidak suka jus jeruk? Nah, yang terakhir ini salah satunya berfungsi menaikkan HDL.

Kadar kolesterol

* Total 

Di bawah 200 mg/dl = terbaik

200-239 mg/dl = perbatasan menuju tinggi

240 mg/dl ke atas = tinggi

* LDL

Di bawah 70 mg/dl = terbaik untuk mereka yang memiliki risiko tinggi terkena sakit jantung

Di bawah 100 = terbaik untuk mereka yang berisiko terkena sakit jantung

100-129 mg/dl = mendekati ideal

130-159 mg/dl = perbatasan menuju tinggi

160-189 mg/dl = tinggi

190 mg/dl ke atas = sangat tinggi

*HDL

Di bawah 40 mg/dl (pria) dan di bawah 50 (wanita) = buruk

50-59 mg/dl = baik

Di atas 60 mg/dl = terbaik

* Trigliserida

Di bawah 150 mg/dl = terbaik

150-199 mg/dl = perbatasan menuju tinggi

200-499 mg/dl = tinggi

500 mg/dl ke atas = sangat tinggi

Sumber: Kompas

Serangan jantung bisa datang kapan saja bagi yang memiliki faktor risiko, apalagi saat melakukan aktivitas fisik yang berat seperti olahraga. Siapa pun bisa kena, tapi penelitian menunjukkan bahwa laki-laki lebih rentan mengalaminya.

"Risiko kematian mendadak saat olahraga secara dramatis lebih rendah pada perempuan dibandingkan pada laki-laki," kata Dr Eloi Marijon, peneliti dari Universite Paris Descartes, seperti dikutip dari Health Day, Kamis (15/8/2013).

Dalam penelitiannya, Dr Marijon mengamati 800 kasus kematian mendadak yang terjadi saat olahraga di Prancis antara tahun 2005 hingga 2010. Dari seluruh kasus, cuma ada 5 kasus yang melibatkan pasien perempuan. Usia rata-rata para perempuan adalah 44 tahun, sementara pada laki-laki 46 tahun.

Dari hasil pengamatan, Dr Marijon menyimpulkan bahwa risiko kematian mendadak saat olahraga pada perempuan adalah sebesar 0,51 kasus tiap 1 juta partisipan olahraga. Pada laki-laki, risikonya jauh lebih tinggi yakni 10,1 kasus tiap 1 juta partisipan olahraga.

Meski demikian, penelitian ini tidak mengungkap lebih jauh mengapa laki-laki lebih rentan mengalami serangan jantung yang berujung pada kematian saat berolahraga. Apakah berhubungan dengan cara berolahraga atau faktor lain, masih butuh penelitian lebih lanjut untuk mengungkapnya.

Temuan lain dalam penelitian ini adalah adanya hubungan antara faktor penuaan dengan peningkatan risiko kematian mendadak saat olahraga. Namun hubungan tersebut cuma ditemukan pada laki-laki, sedangkan pada perempuan tidak terlalu tampak hubungannya.

Aktivitas fisik dengan intensitas berat memang tidak boleh dilakukan sembarangan bagi yang memiliki riwayat gangguan jantung. Bukan cuma olahraga, bahkan berhubungan seks sekalipun bisa memicu kematian mendadak jika dilakukan sembarangan pada kelompok tersebut.

Sumber: Detik

Pernahkah Anda merasa sudah capek-capek berolahraga tapi berat badan tak kunjung turun? Bisa jadi kesalahan terletak pada kebiasaan Anda memberi 'reward' bagi tubuh setelah sesi olahraga berupa makanan berkalori tinggi.

Kendati olahraga terbukti memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa, banyak pakar sepakat bahwa orang-orang terlalu berlebihan dalam menghitung banyaknya kalori yang mereka bakar, dan sebaliknya mengonsumsi terlalu banyak camilan yang kaya lemak dan gula.

Padahal para pakar mencontohkan seseorang perlu bersepeda secara intensif selama satu jam lebih agar bisa membakar pizza berukuran medium, misalnya.

"Masalahnya orang-orang cenderung terlalu berlebihan dalam memperkirakan jumlah aktivitas fisik yang mereka lakukan. Padahal kenyataannya jumlah aktivitas fisik mereka terlalu sedikit tapi mereka memberi 'reward' pada tubuh terlalu banyak," ungkap jubir American Council on Exercise, Jonathan Ross.

Ross yang juga seorang personal trainer yang berbasis di luar Washington DC ini pun menambahkan bahwa olahraga dapat memainkan peranan penting dalam menurunkan berat badan, tapi tanpa dibarengi dengan perubahan gaya hidup dan pola makan maka peranan ini menjadi terbatas.

"Kita ibaratkan olahraga itu sebuah kotak dan sekali kotak itu terisi maka kita takkan melakukan apapun sepanjang hari. Selain itu meski ada beberapa program penurunan berat badan yang hanya menekankan ke asupan makan dan ada juga yang hanya menonjolkan olahraga, tapi sebenarnya kombinasi keduanya adalah jauh lebih baik daripada salah satu saja," tandas Ross.

Lagipula Dr. Michele Olson, profesor fisiologi olahraga dari Auburn University Montgomery, Alabama mengatakan sulit untuk menurunkan berat badan hanya dengan olahraga saja.

"Satu pound lemak sendiri mengandung 3.500 kalori. Jadi jika Anda melakukan lari maraton sepanjang 26 mil (42 km), dimana Anda membakar 100 kalori per milnya, maka Anda hanya akan membakar 2.600 kalori atau 900 kalori lebih sedikit untuk membakar satu pound lemak saja," terang Olson seperti dilansir Daily Mail, Rabu (24/7/2013).

Olson juga menambahkan bahwa orang-orang harus terus aktif, terlepas sebesar apapun berat badan mereka dan apakah mereka tengah menurunkan berat badannya atau tidak. Sebab olahraga dengan intensitas sedang selama 10 menit dua-tiga kali perhari terbukti dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit apapun, terutama penyakit jantung, kanker, hipertensi (tekanan darah tinggi) dan stroke.

Pakar lain, Dr. Joseph Donnelly dari American College of Sports Medicine juga mengungkapkan bahwa menurut sejumlah studi 250-300 menit olahraga perminggunya saja hanya terhitung sebagai waktu minimal untuk menurunkan berat badan.

"Dengan durasi 150 menit olahraga perminggu Anda hanya bisa mempertahankan berat badan. Artinya untuk menurunkan berat badan, Anda perlu durasi dan intensitas olahraga yang lebih dari itu," tutupnya.

Sumber: Detik
Powered by Blogger.