Pernikahan yang panjang dan bahagia tentu menjadi harapan pasangan yang sudah lama atau baru sebentar menikah. Pasangan yang saling memberikan support dan empati tentu sangat membahagiakan.

Namun, pernikahan tentu tak mungkin dilewati tanpa adu argumen. Mungkin tak masalah jika hal tersebut hanya beberapa kali terjadi. Namun, bagaimana jika pertengkaran terus terjadi dalam kehidupan rumah tangga?

Pertengkaran dan adu argumentasi yang terus-menerus ternyata dapat membahayakan kesehatan mereka yang menikah. Penelitian para ahli dari Brigham Young University Utah membuktikannya setelah mengikuti 1.700 pasangan yang telah menikah selama dua dekade.

Pada studi ini, para reponden ditanya tentang kesehatan mereka dari skala buruk sampai baik. Penelitan juga menanyakan pendapat responden tentang argumen, kebahagiaan, dan kualitas hidup. Riset menemukan, lebih banyak argumentasi yang dilakukan, makin buruk kesehatan pasangan secara umum. Riset juga menemukan, topik keuangan dan saudara ipar menjadi yang paling sering diperdebatkan. Topik seperti dengan siapa akan menghabiskan Natal dapat menjadi awal pertengkaran.

Riset juga menyatakan, menjalani pernikahan yang bahagia menjadi kunci hidup panjang. Namun, pernikahan yang bahagia dan kesehatan bergantung pada bagaimana pasangan tersebut bekerja sama dan saling mengoreksi.

Studi yang dimuat dalam Journal of Marriage and Family ini juga mengindikasikan, pasangan yang bahagia cenderung senang menyantap hidangan sehat bersama. Mereka lebih senang melakukan ini daripada melihat pasangannya makan junkfood atau tinggal di pub.

Pasangan yang bahagia juga mengalami stres yang lebih rendah karena waktu tidur yang lebih baik. Mereka juga senang melakukan aktivitas outdoor, misalnya olahraga bersama. Pasangan ini akan saling mengingatkan bila salah satunya merokok atau punya janji dengan dokter.

"Pernikahan yang bahagia adalah ketika salah satu memiliki hari yang buruk, maka yang lain akan berempati dan memberikan support. Dorongan ini akan mengurangi stres dan melawan penurunan kesehatan," kata pemimpin riset, Rick Miller.

Pernikahan yang bahagia, kata Miller, juga memiliki komponen pencegahan kesehatan. Komponen ini di antaranya asuransi kesehatan. Pasangan yang berbahagia, kata Miller, akan melakukan konseling dan terlihat pada potongan asuransi untuk pasangn yang menikah.

Sumber: Kompas

Terlalu sering terpapar alat elektronik seperti telepon seluler, komputer, dan televisi dapat menyebabkan kebutaan.

Dokter spesialis mata di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Dr Elvioza, SpM mengatakan alat-alat elektronik dapat mengeluarkan sinar biru (blue rays) dengan spektrum ultra violet (UV) tidak terlihat yang dapat membahayakan sel retina.

"Invisible UV dapat merusak sel retina dengan mengurangi pigmen makular yang berguna melindungi retina dari paparan UV," kata Dr Elvioza di Jakarta, Kamis.

Jika pigmen makular berkurang hingga jauh di bawah 0,43 maka akan terjadi kebutaan.

"Kebutaan yang mungkin terjadi adalah Age-related Macular Degeneration (AMD) yang biasa terjadi pada usia 50 tahunan," kata staf ahli divisi vetreo-retina RSCM tersebut.

AMD disebabkan oleh menipisnya pigmen mata karena teralalu sering digunakan untuk melindungi retina dari blue rays dan radikal bebas.

Oleh sebab itu, dokter menyarankan agar mereka yang sering menggunakan alat-alat elektronik menggunakan kaca mata dengan UV protector.

"Selain itu jangan terlalu sering berinteraksi dengan layar elektronik, mata juga butuh istirahat," katanya.

Makan makanan dengan kandungan lutein dan zeaxanthin juga baik sebagai antioksidan untuk degenerasi makular.

"Lutein dan zeaxanthin banyak terdapat pada sayuran seperti selada, brokoli, bayam, jagung dan buah kiwi, selain itu banyak minum suplemen mata juga sangat disarankan," katanya.

Sumber: Antara

Keseimbangan hormon pada tubuh berperan penting dalam kondisi fisik dan psikologis Anda. Itu karena ketika hormon tidak seimbang Anda akan dengan mudah terpancing secara emosi dan juga sangat sensitif dalam hal fisik.

"Hormon digunakan pada tiap sel dalam tubuh dan Anda adalah penyeimbang hormon yang utama," kata dr. Erika Schwartz, penulis buku 'The Hormone Solution', seperti dikutip dari Oprah.com.

Jika Anda akhir-akhir ini merasa fisik tidak dalam kondisi fit atau emosi tidak stabil bisa jadi kondisi hormon sedang tidak seimbang. Untuk mengatasinya, coba saja lima cara berikut.

1. Perbanyak tidur

Tidur berkualitas pada malam hari adalah cara paling efektif dan alami untuk menyeimbangkan hormon. "Jika Anda tidak cukup tidur tujuh atau delapan jam, maka hormon akan tidak seimbang," kata dr Erika.

2. Pola makan yang sehat
Pola makan dan minm berdampak besar pada kondisi hormon. Dokter Erika menyarankan untuk mengurangi konsumsi produk susu demi keseimbangan hormon. Lalu kurangi juga konsumsi pemanis buatan, alkohol dan kafein. Perbanyaklah mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D dan B atau dalam bentuk suplemen.

3. Kurangi stres

Beristirahat, merefleksi diri, meditasi adalah cara paling baik untuk mengurangi stres. Usahakanlah menyediakan waktu untuk menenangkan pikiran, bisa sebelum beraktivitas atau menjelang tidur.

4. Olahraga
"Anda harus bergerak agar tubuh memproduksi hormon yang membuat Anda merasa lebih baik," kata Dr. Schwartz says.  Jika Anda banyak berolahraga tetapi kondisi emosi dan fisik tak kunjung membaik, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter.

5. Konsultasi dengan dokter
Jangan pernah menyepelekan kondisi hormon, untuk itu Anda bisa berkonsultasi dengan dokter agar mengetahuinya secara detil. Misalnya, produksi hormon estrogen dan testosteron yang berlebih bisa memicu depresi dan meningkatkan risiko penyakit tertentu.

Sumber: Viva Life

Manfaat Serat akasia untuk Kesehatan

Fibergum acacia merupakan serat akasia alami umumnya tersedia seperti bubuk, halus dengan warna putih dan rasa yang hambar. Serat merupakan bagian dari tumbuhan yang dapat dikonsumsi dan tersusun dari karbohidrat yang memiliki sifat resistan terhadap proses pencernaan dan penyerapan di usus halus manusia serta mengalami fermentasi sebagian atau keseluruhan di usus besar.

Secara umum manfaat serat akasia adalah dapat memperbesar volume makanan tanpa meningkatkan kandungan kalori serta menimbulkan rasa kenyang, menyerap air dan membentuk gel kental selama proses pencernaan, memperlambat pengosongan perut dan waktu transit pencernaan, melindungi karbohidrat dari enzim pencernaan, dan memperlambat penyerapan glukosa, menurunkan kadar kolesterol secara total dan kadar LDL, mengatur gula darah, memperlancar jalannya makanan dalam sistem pencernaan, menyeimbangkan pH pencernaan dan merangsang fermentasi pencernaan untuk memproduksi asam lemak yang lebih sederhana.

Serat akasia diekstrak dari pohon akasia, pohon kecil ini berduri dan ada pada keluarga yang sama seperti kacang polong serta kacang-kacangan. Akasia ini berasal dari daerah semi-arid Afrika yang tumbuh di kebun karet. Menurut Pusat Tanaman Baru dan Produk Tanaman di Universitas Purdue, serat akasia hampir sepenuhnya larut dalam air. Sekitar sepertiga dari serat makanan total adalah serat makanan yang larut, sedangkan kelompok terbesarnya merupakan serat makanan yang tidak larut. Serat larut air, khususnya pektin dan gum, umumnya memiliki potensi meningkatkan viskositas isi usus, memperlambat penyerapan glukosa dan lipid oleh usus halus, mempengaruhi metabolisme kolesterol, serta meningkatkan produksi asam lemak rantai pendek dalam kolon (usus besar).

Mayoritas ahli kesehatan merekomendasikan mengonsumsi setidaknya 35 gram serat setiap hari untuk kesehatan yang optimal. Itu karena selain perannya dalam mendukung fungsi usus yang baik, diet serat tinggi memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa untuk seluruh tubuh. Serat akasia merupakan salah satu jenis serat khusus yang telah dihargai selama berabad-abad, untuk makanan dan sebagai obat.

Manfaat Serat Akasia :

  • Prebiotik adalah makanan yang tidak dapat dicerna usus, berfungsi sebagai suplemen untuk pertumbuhan dan perkembangan mikroorganisme baik dalam sistem pencernaan. Sumber energi yang baik untuk bakteri yang hidup di saluran pencernaan agar membantu dalam menyerap nutrisi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Prebiotik tercipta secara alami dan ditemukan dalam ribuan spesies tanaman (meskipun sebagian besar jumlahnya sangat kecil). Prebiotik juga menciptakan lingkungan di dalam usus besar yang melawan bakteri jahat.
  • Makanan yang difermentasi di usus dapat menyebabkan perut kembung. Bubuk akasia mengurangi fermentasi kolon dan penurunan gas dalam kolon.
  • Serat bekerja dalam tubuh untuk membantu menjaga kolesterol yang sehat, gula darah dan tekanan darah.
  • Serat larut dapat menenangkan motilitas usus, yang berarti dapat mengobati sembelit dan diare.

Serangan Jantung
Teras Berita - Anda merasakan nyeri dada? atau orang sekitar Anda ada yang nyeri di dada?
Setiap orang pasti pernah merasakan nyeri dada selama hidupnya. Bahkan dalam setahun setidaknya Anda pernah sekali merasa nyeri dada. Kebanyakan, akan langsung menghubungkan nyeri dada dengan sakit jantung, apalagi bila nyeri dadanya dirasakan di dada sebelah kiri. Coba cocokkan dengan karakteristik nyeri di bawah ini.

Faktanya, nyeri dada akibat penyakit jantung lebih sedikit frekuensinya dibandingkan nyeri dada bukan akibat penyakit jantung. Penelitian terkait penyebab nyeri dada pernah dilakukan di Swiss dengan melibatkan 672 pasien. Pasien-pasien tersebut datang dengan keluhan nyeri dada. Namun setelah menjalani pemeriksaan, nyeri dada yang diakibatkan oleh penyakit jantung hanya sekitar 16 persen. Penyebab paling banyak ialah masalah otot, yakni sekitar 50 persen.

Penelitian serupa juga pernah dilakukan terhadap 135 pasien anak-anak berusia 4-17 tahun. Anak-anak tersebut dibawa berobat karena mengeluhkan nyeri dada. Dari sekian banyak anak tersebut, nyeri dada yang diakibatkan oleh penyakit jantung hanya ditemukan pada 1 pasien saja. Sisanya nyeri dada diakibatkan tegang otot, psikis seperti rasa cemas, dan gangguan saluran cerna.

Namun bukan berarti kita tidak boleh anggap remeh nyeri dada. Nyeri dada yang ternyata diakibatkan jantung dapat berakibat fatal. Oleh karenanya, pengetahuan mengenai ciri-ciri nyeri dada yang disebabkan jantung amat penting.

Ciri nyeri dada yang disebabkan jantung

Nyeri didefinisikan sebagai sensasi tidak enak akibat kerusakan jaringan. Nyeri sebenarnya bersifat subyektif. Jantung akan memberikan sensasi nyeri bila terjadi ancaman kerusakan jaringan jantung. Penyebab terseringnya ialah kekurangan oksigen dan darah yang dapat muncul pada kondisi sumbatan atau penyempitan pembuluh darah jantung.

Tidak semua nyeri dada perlu dikhawatirkan berasal dari jantung. Beberapa karakteristik nyeri dada berikutlah yang patut diwaspadai berasal dari jantung.

Jantung terletak di tengah-tengah dada agak sedikit ke kiri. Oleh karena itu, tidak semua nyeri dada akibat jantung dirasakan di sebelah kiri. Bila yang mengalami kerusakan jantung sebelah kanan, maka nyeri yang dirasakan dapat berupa nyeri dada kanan. Jika yang mengalami kerusakan jaringan jantung belakang, maka dapat muncul gejala rasa tidak enak di punggung. Demikian pula bila bagian bawah jantung yang mengalami kerusakan, nyeri bisa dirasakan di ulu hati yang menyerupai gejala sakit maag.

Jantung termasuk organ dalam sehingga sifat nyerinya adalah nyeri yang tidak terlokalisasi. Artinya, Anda tidak akan dapat menunjuk letak nyeri hanya dengan satu jari. Biasanya, seorang pasien jantung akan menunjukkan tempat nyerinya dengan seluruh telapak tangannya ketika ditanya di mana letak nyeri dirasakan.

Sensasi nyeri dada akibat jantung biasanya bersifat tumpul. Nyeri dada seperti sensasi tertindih benda berat, tertekan, sesak berat, dan rasa terbakar. Namun, beberapa dari mereka juga dapat mengalami rasa nyeri seperti ditusuk-tusuk.

Ciri khas lainnya adalah terdapat penjalaran. Nyeri yang diakibatkan oleh jantung dapat menjalar melalu saraf hingga ke bahu, lengan kiri, tembus ke punggung, dan leher. Tempat-tempat tersebut khas untuk penjalaran nyeri dari jantung.

Mengenai lama, nyeri dada dapat berbeda-beda tergantung berat-ringannya penyakit jantung yang diderita. Nyeri dada akibat penyempitan derajat ringan biasanya berlangsung kurang dari 20 menit. Sementara itu, nyeri akibat sumbatan total atau pada serangan jantung akut terjadi lebih dari 20 menit.

Nyeri dada akibat jantung terjadi pada saat kerja jantung kita meningkat, misal saat beraktivitas, sesaat setelah beraktivitas, sedang marah, emosi, atau stres. Nyeri berkurang dengan istirahat dan menenangkan diri.

Ciri khas lainnya ialah nyeri tidak dipengaruhi oleh posisi tubuh. Posisi berdiri, duduk, berbaring miring ke kanan, kiri, dan sebagainya tidak akan memengaruhi rasa nyeri. Demikian pula dengan pernapasan. Nyeri akibat jantung tidak bertambah sakit saat menarik ataupun mengembuskan napas. Jika nyeri bertambah dengan menarik napas, maka penyebab nyeri dada lebih dicurigai disebabkan oleh paru-paru atau otot dinding dada.

Nyeri dada akibat jantung umumnya diiringi oleh gejala saraf simpatis lainnya, yakni gejala seperti saat seseorang cemas. Gejala simpatis tersebut antara lain berkeringat dingin, denyut jantung cepat, lemas, mual, dan muntah.

Jangan cepat-cepat takut bahwa nyeri dada yang dialami adalah akibat jantung. Namun, bila agaknya karakteristiknya mengarah ke jantung, segera ke rumah sakit terdekat!

Untuk menjaga kesehatan jantung Anda disarankan mengkonsumsi jus Amanzon plus setiap hari

Semoga bermanfaat.
Sumber : www.kompasiana.com

Amoeba Pemakan Otak Anak
Teras Berita, Arkansan - Sebuah kasus penyakit langka terjadi di Arkansas. Kali Hardig (12) harus merasakan penderitaan karena otaknya 'dimakan' oleh amoeba.

The Arkansas Department of Health and the U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyatakan bahwa  Hardig terjangkit penyakit ini setelah berenang di Willow Springs Water Park in Little Rock, Arkansas. Traci, Ibu Hardig, mengantarkan anaknya ke rumah sakit satu hari setelah terinfeksi.

"Saya tidak bisa membuat demamnya turun. Dia mulai muntah, dan mengatakan jika kepalanya terasa sangat sakit. Dia menangis dan hanya mampu memandang mata saya. Ketika itu terjadi, matanya terlihat sedikit berputar," ujar Traci kepada Christian Post yang dikutip oleh Livescience, Selasa (30/7/2013).

Amoeba pemakan otak, Naegleria flowleri, menyebabkan meningitis yang dikenal juga dengan nama primary amebic meningoencephalitis (PAM). Mikroorganisme bersel satu ini seringkali ditemukan di air jernih yang hangat, seperti yang terdapat pada danau dan sungai.

Terjangkitnya seseorang dengan penyakit PAM disebabkan karena amoeba masuk ke tubuh melalui hidung. Amoeba tersebut akan melewati saraf penciuman dan menuju ke otak. Setelah sampai pada tempat tujuannya, amoeba pemakan otak akan mulai merusak dan menggerogoti jaringan otak.

Kasus terjangkitnya seseorang dengan penyakit PAM memang jarang terjadi. Antara tahun 2001 hingga 2010, dilaporkan hanya terjadi 32 kasus infeksi di AS. Amoeba pemakan otak seringkali menginfeksi orang di wilayah selatan AS, biasanya ketika musim panas.

Amoeba pemakan otak jarang ditemukan di samudra dan beberapa tempat yang berair asin. Kehadirannya banyak dijumpai di air hangat, bahkan ia pernah ditemukan dalam air pipa.

Pada tahun 2011, dua orang yang tinggal di daerah berbeda di wilayah Louisiana terjangkit PAM setelah menggunakan air pipa untuk dialirkan dalam 'neti pot'. Neti pot adalah sebuah alat yang sering digunakan untuk melegakan nafas bagi penderita sinusitis.

Pemerintah Arkansas telah menutup Willow Springs Water Park selama masa penyelidikan. Kabar terbaru menyebutkan jika Water Park ini juga berhubungan dengan kasus infeksi amoeba yang terjadi pada tahun 2010.

Untuk meminimalisir terjangkit penyakit dari amoeba Naegleria fowleri, CDC menyarankan masyarakat untuk menghindari air hangat saat berenang. Selain itu, penggunaan penutup hidup saat berenang juga sangat dianjurkan. Bagi para pengguna neti pot, sebaiknya air yang digunakan adalah air yang telah disuling, disterilisasi, disaring atau air yang direbus kemudian didinginkan.

Amoeba pemakan otak hanya mampu menginfeksi melalui saluran hidung, sehingga konsumsi air minum tidak akan membuat seseorang menjadi terjangkit. Dan yang terpenting, penyakit ini juga tidak dapat menular dari satu orang ke orang lain.

Sumber: Kompas.com

Tomat (Solanum lycopersicum syn) merupakan jenis buah sayur yang dinikmati oleh banyak orang yang sangat populer digunakan dalam berbagi jenis salad, sebagai campuran sambal maupun di nikmati dengan sebagai jus.

Tomat memiliki kandungan vitamin C yang lebih tinggi dibandingkan jeruk. Berdasarkan pada penelitian diketahui bahwa tanaman tomat yang berwarna merah sarat akan kandungan vitamin C dan vitamin A. Semakin matang buah tomat, kandungan vitamin nya pun semakin banyak.

Selain kaya akan vitamin, buah tomat juga mempunyai banyak khasiat bagi kesehatan tubuh, seperti anemia. Lemah, letih dan lesu adalah beberapa tanda-tanda ketika seseorang mengidap anemia atau penyakit kurang darah merah. Tidak perlu buru-buru membeli obat atau suplemen penambah darah yang mahal, tapi cukup dengan memakan dua buah tomat sehari. Tomat memang mengandung banyak zat besi yang memiliki tugas penting dalam meningkatkan sel darah merah. Dengan mengkonsumsi tomat setiap hari secara teratur, tubuh kita akan menjadi sehat dan bugar.

Sumber: Suara Merdeka

Temperatur tubuh seseorang memang bisa berubah-ubah. Penelitian menunjukkan pukul 3-5 pagi serta jam 1-4 sore, tubuh akan memiliki suhu lebih rendah sehingga orang merasa dingin meskipun suhu disekitarnya sama.

Kenapa suhu tubuhnya bisa berubah secara fluktuatif dan apa penyebabnya?

Tubuh manusia akan mengatur sendiri suhu tubuhnya sesuai dengan keadaan dan musim di sekitarnya. Selain itu tubuh juga bereaksi terhadap suhu berbeda dengan cara yang berbeda pula.

Fluktuasi suhu bisa dianggap sebagai bagian dari mekanisme pertahanan tubuh, menggigil dan berkeringat adalah gejala yang umum dari fluktuatifnya suhu tubuh.

Seperi dikutip dari WedMD, Senin (28/6/2010) rata-rata suhu normal orang antara 36-37,8 derajat celsius. Tapi sebenarnya suhu tubuh mengalami perubahan sekitar 0,6 derajat celsius setiap harinya, tergantung dari seberapa aktif orang tersebut.

Selain itu suhu tubuh sangat sensitif terhadap kadar hormon. Pada perempuan kemungkinan berfluktuatif saat masa subur atau menstruasi.

Terdapat beberapa hal yang bisa menyebabkan suhu tubuh manusia berfluktuatif, yaitu:

1. Pertumbuhan tubuh.
Biasanya suhu tubuh akan meningkat sedikit dalam waktu satu dua hari setelah kelahiran bayi. Kemudian suhu akan menurun sedikit hingga usia tertentu dan bisa meningkat kembali.

2. Perubahan hormon.
Perubahan suhu tubuh ini biasanya dialami saat sedang menopause dan juga kehamilan. Selama kehamilan, kecepatan metabolism meningkat sehingga terjadi kenaikan suhu tubuh, dan merupakan ha yang sangat umum.

3. Siklus sirkadian.
Fluktuasi suhu terjadi antara periode istirahat dan juga aktivitas tubuh. Penelitian telah menunjukkan pada pukul 3-5 pagi serta jam 1-4 sore, tubuh akan memiliki suhu lebih rendah sehingga orang merasa dingin meskipun suhu disekitarnya sama.

4. Demam.
Saat tubuh demam, fluktuasi suhu tubuh bisa terjadi dan merupakan gejala dari banyak penyakit. Demam sendiri bisa disebabkan oleh banyak hal seperti infeksi, asupan obat-obatan tertentu, cedera, trauma atau kondisi medis lainnya.

5. Faktor lainnya.

Beberapa kondisi tertentu bisa berpengaruh, seperti setelah makan, konsumsi alkohol serta berolahraga.

Suatu hal yang penting untuk mempertahankan suhu tubuh agar tetap konstan, salah satunya adalah dengan mengukur temperatur secara teratur.

Suhu tubuh yang selalu fluktuatif bisa memiliki konsekuensi yang serius. Karena itu tak ada salahnya untuk selalu mengontrol suhu tubuh.

Sumber: Detik Health

Jika seluruh pria di dunia kehilangan kemampuan untuk memproduksi sel sperma, umat manusia bakal mengalami bahaya kepunahan. Hal tersebut mungkin saja terjadi karena dalam 20 tahun terakhir kualitas sperma terus menurun.

Sebuah studi terbaru menunjukkan, paparan sejumlah faktor sejak bayi masih dalam kandungan dan juga dalam tahun pertama kehidupan akan berdampak jangka panjang terhadap produksi spermanya di usia dewasa. Hal tersebut juga menyebabkan penurunan kesuburan.

Kesimpulan tersebut dihasilkan dari studi cohort yang diikuti selama 20 tahun. Para responden adalah 2.900 wanita yang hamil pada periode tahun 1989 dan 1991.

Bagian dari studi tersebut adalah uji testikel 423 pria berusia 20-22 tahun yang lahir dari para responden. Mereka diuji volume testikelnya, kualitas air mani, dan produksi hormon. Komposisi tubuh juga diukur untuk mengetahui distribusi lemak.

Para peneliti menemukan, 1 dari 6 pria memiliki kualitas sperma di bawah standar normal yang ditetapkan WHO. Sekitar 18,9 persen persen pria memiliki sperma di bawah ambang batas, yakni 39 juta total sperma. Selain itu 17,5 persen pria juga memiliki jumlah sperma permilitemer di bawah ambang batas, yakni 15 juta sperma.

Bukan hanya itu, 26,4 persen pria juga memiliki sperma yang tidak mencapai standar normal WHO untuk kriteria tampilannya.

Ada banyak faktor yang bisa menjelaskan mengapa begitu banyak pria yang memiliki sel sperma berkualitas rendah. Pria yang ketika masih janin tergolong kecil di kandungan ibunya cenderung memiliki sperma dengan kualitas rendah di usia dewasa.

Pria dewasa yang memiliki sperma berkualitas baik adalah mereka yang ketika bayi tumbuh dengan baik dalam rahim ibunya.

Bayi dan anak-anak yang terpapar asap rokok juga beresiko memiliki kualitas sperma buruk.

"Pesan utama dari studi ini adalah untuk memiliki fungsi testis yang baik dan sperma berkualitas ketika dewasa, dimulai dari pertumbuhan yang baik sejak dalam kandungan, usia anak-anak, sampai remaja," kata Roger Hart, dari University of Western Australia, yang melakukan riset ini.

Pertumbuhan yang baik berarti sejak bayi berat badannya normal, tidak kurang dan tidak berlebih, di usia dewasa tidak merokok dan mengonsumsi obat terlarang.

Hasil studi yang dilakukan Hart tersebut mungkin dapat menjelaskan temuan-temuan lain yang menyebutkan pria yang kurang subur karena testisnya tidak bisa menghasilkan sel sperma berisiko lebih tinggi menderita kanker.

Sumber: Kompas Health
Powered by Blogger.