jus buah
Jakarta Bukan hanya membantu langsing, kebutuhan serat yang tercukupi menghindarkan dari penyakit jantung, diabetes, obesitas, dan kanker usus. Maka penting untuk menjaga agar kebutuhan serat tercukupi.

Sayangnya, masih banyak masyarakat umum yang makan kurang serat. "Perempuan masih mengonsumsi serat sekitar 15 mg padahal setiap hari dibutuhkan 25 mg," tutur Keri Gans, ahli diet dari New York City serta penulis The Small Change Diet seperti dikutip laman womens health, Kamis, (3/7/2014).

Jika Anda mengalami hal berikut, tandanya Anda kurang serat.

1. Tidak ke belakang sehari sekali
Inilah tanda yang paling banyak diketahui banyak orang dan memang benar. Serat berperan menciptakan gerak peristaltik pada usus. Proses pembuangan pun berlangsung lancar, tak lama-lama berhenti di usus besar.

2. Kolesterol tinggi
Kadar kolesterol dan serat punya hubungan erat. Dalam berbagai penelitian menunjukkan bahwa serat membantu menurunkan kadar kolesterol. "Jadi jika kebutuhan serat tercukupi dalam tubuh maka kadar kolesterol dalam tubuh normal," tutur Gans.

3. Lapar lagi usai 45 menit makan
"Serat dicerna lama dan membuat kenyang lebih lama," ungkap Gans. Jadi, jika cepat lapar usai makan besar artinya tubuh kurang serat. (Liputan 6)

Post a Comment

Powered by Blogger.